Konser Jolin Tsai Dituduh Sebar Unsur Takhayul Meski Investasi 900 Juta Dolar Taiwan
Menurut HK01, "ratu pop Asia" Jolin Tsai baru-baru ini secara resmi meluncurkan tur dunianya yang bertajuk "Universe of Pleasure," dengan investasi sebesar 900 juta Dolar Taiwan Baru untuk menciptakan pesta visual yang spektakuler.
Namun, banyak unggahan muncul di media sosial yang menuduh panggung Jolin Tsai menyebarkan unsur-unsur takhayul dan kultus. Banyak orang mengajukan petisi untuk membatalkan pertunjukan tersebut, meskipun tempat di Beijing telah disetujui secara resmi.
Apakah Jolin Tsai melakukan 'ritual kultus' di atas panggung?
Kritik tersebut berpusat pada seekor ular mekanik raksasa, dengan panjang sekitar 30 meter, yang muncul di atas panggung, dan disalahartikan sebagai simbol takhayul untuk "menarik keberuntungan penonton."
Selain itu, gambar-gambar seperti banteng emas atau mata ketiga telah dikaitkan dengan teori konspirasi yang berhubungan dengan Illuminati. Bahkan pertunjukan memanjat tiang tradisional oleh para perajin warisan budaya tak benda telah dikritik oleh sebagian orang karena memiliki gaya "gelap dan dunia bawah".
Kontroversi semakin memanas ketika beberapa akun media sosial, termasuk KOL di platform video pendek, berulang kali memposting konten yang menafsirkan pertunjukan panggung dari perspektif spiritual, dengan mengklaim bahwa gambar-gambar tersebut dapat berdampak negatif pada penonton.
Interpretasi-interpretasi ini dengan cepat menimbulkan kontroversi. Para pendukung berpendapat bahwa tuduhan-tuduhan tersebut mengada-ada dan tidak masuk akal.
Pada saat yang sama, mereka memuji penampilan panggung penyanyi tersebut sebagai perpaduan yang luar biasa antara teknologi modern dan seni tradisional, yang layak dianggap sebagai tolok ukur baru untuk konser-konser di Tiongkok.
Sebaliknya, beberapa orang berpendapat bahwa elemen visual tertentu, seperti pencahayaan dan suasana keseluruhan, dapat terasa berat, terutama karena album baru penyanyi tersebut mengeksplorasi tema "Tujuh Dosa Besar," yang dapat dengan mudah membuat penonton membuat asosiasi yang terlalu sugestif.
Setelah gelombang tuduhan, penyelenggara konser mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menegaskan bahwa seluruh isi konser Pleasure telah melalui semua prosedur peninjauan yang diperlukan dan telah disetujui oleh pihak berwenang terkait sesuai dengan hukum.
Menurut penyelenggara, konsep keseluruhan panggung terinspirasi oleh lukisan terkenal * The Garden of Earthly Delights *. Citra yang muncul dalam konser, termasuk ular, kerbau raksasa, dan berbagai makhluk fantastis lainnya, bertujuan untuk mengekspresikan tema keinginan dan kelahiran kembali manusia.
Para penyelenggara menekankan bahwa ini adalah ekspresi kreatif dalam pertunjukan teater dan tidak mengandung konotasi takhayul atau keagamaan apa pun.
Jolin Tsai lahir pada tahun 1980. Ia memulai karier musiknya pada tahun 1998 setelah memenangkan kompetisi menyanyi yang diselenggarakan oleh MTV Taiwan dan dengan cepat menarik perhatian dengan album debutnya, Jolin 1019, yang dirilis pada tahun 1999.
Dengan lebih dari 25 tahun berkecimpung di industri hiburan, Jolin Tsai telah menjadi salah satu ikon terbesar musik pop Tiongkok (Mandopop), dan mendapatkan gelar "Ratu Pop Taiwan".
Sumber: https://tuoitre.vn/chi-900-trieu-dai-te-trang-tri-san-khau-concert-cua-thai-y-lam-lai-bi-to-ta-giao-20260114092925405.htm




