Transjakarta dan Mikrotrans Beroperasi 24 Jam untuk Memudahkan Mobilitas Warga Jakarta
Sumber Foto: Kompas.tv
Jam Utama

Transjakarta dan Mikrotrans Beroperasi 24 Jam untuk Memudahkan Mobilitas Warga Jakarta

JAKARTA - Transjakarta dan layanan Mikrotrans menjadi pilihan utama bagi warga Jakarta dalam hal transportasi publik. Dengan beroperasinya kedua layanan ini selama 24 jam, masyarakat kini dapat lebih leluasa dalam merencanakan perjalanan, bahkan hingga larut malam.

Transjakarta menawarkan berbagai rute bus yang tidak hanya menjangkau pusat kota, tetapi juga menghubungkan kawasan pemukiman, terminal, stasiun, dan area bisnis yang tetap aktif pada malam hari. Hal ini memberikan kemudahan bagi penumpang yang ingin bepergian tanpa harus khawatir tentang jadwal keberangkatan terakhir.

Sebagai pelengkap, layanan Mikrotrans berfungsi sebagai rute pengumpan (feeder) yang mengakses jalan-jalan lingkungan dan kawasan permukiman. Dengan demikian, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju halte atau koridor utama dengan lebih mudah.

Menurut informasi resmi dari Transjakarta, berikut adalah daftar rute Transjakarta yang beroperasi selama 24 jam:

  • Koridor 1: Blok M – Kota
  • Koridor 2: Pulogadung – Harmoni
  • Koridor 3: Kalideres – Pasar Baru
  • Koridor 4: Pulogadung 2 – Tosari
  • Koridor 5: Pusat Grosir Cililitan (PGC 1) – Ancol
  • Koridor 6: Ragunan – Harmoni (via Kuningan)
  • Koridor 7: Kampung Rambutan – Harmoni (via UKI)
  • Koridor 8: Lebak Bulus – Harmoni (via Tomang)
  • Koridor 9: Pinang Ranti – Pluit
  • Koridor 10: Pusat Grosir Cililitan (PGC 2) – Tanjung Priok
  • Koridor 11: Pulogebang – Pulogadung
  • Koridor 12: Penjaringan – Sunter Boulevard Barat
  • Koridor 13: Puri Beta 2 – Tendean
  • Koridor 14: Jakarta International Stadium (JIS) – Senen

Selain itu, terdapat empat rute Mikrotrans yang juga beroperasi 24 jam, yaitu:

  • Jak 36 rute Cilangkap–Cililitan
  • Jak 47 rute Pasar Minggu–Ciganjur
  • Jak 52 rute Kalideres–Muara Angke
  • Jak 75 rute Cililitan–Kampung Pulo

Penumpang Mikrotrans diimbau untuk menggunakan titik pemberhentian (bus stop) yang telah ditentukan dan melakukan tap in serta tap out saat menggunakan layanan ini. Transjakarta juga mengingatkan bahwa layanan malam ini akan difokuskan pada koridor utama dengan penyesuaian frekuensi perjalanan dan halte yang beroperasi demi efisiensi dan keamanan.