Tiket Kereta Api Rajabasa Hampir Terjual Habis Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026
Tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi saat mudik Lebaran 2026 menyebabkan tiket untuk KA Rajabasa hampir terjual habis. Dari total kapasitas yang disediakan, saat ini hanya tersisa sekitar 6 persen.
Masa Angkutan Lebaran yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang berlangsung selama 22 hari, mulai dari 11 Maret hingga 1 April 2026. Selama periode tersebut, tersedia total 30.528 tempat duduk untuk layanan KA Rajabasa.
Hingga tanggal 19 Februari 2026, sebanyak 28.818 tiket telah terjual, yang berarti mencapai 94 persen dari total kapasitas. Dengan demikian, saat ini hanya tersisa 1.710 tiket yang dapat dibeli oleh calon penumpang.
Sisa tiket yang tersedia terutama untuk keberangkatan pada tanggal 11–12 Maret dan 31 Maret hingga 1 April 2026.
Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyatakan bahwa tingginya angka penjualan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama untuk transportasi selama Lebaran. "Kami memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal untuk memberikan pelayanan terbaik," ujar Zaki pada Kamis (19/2/2026).
Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya, mengingat ketersediaan tiket semakin terbatas.
KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung mobilitas masyarakat selama puncak mudik Lebaran 2026.




