Tanah Longsor Terputusnya Jalur Utama di Silo Jember Setelah Hujan Deras
Sumber Foto: Radar Jember
Jam Utama

Tanah Longsor Terputusnya Jalur Utama di Silo Jember Setelah Hujan Deras

Dusun Baban Barat, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo mengalami terputusnya akses utama akibat tanah longsor yang terjadi setelah hujan lebat selama berjam-jam pada Kamis malam, 5 Februari. Peristiwa ini mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas karena badan jalan tertutup material longsoran dari dua arah.

Tanah longsor yang terjadi menutup badan jalan sepanjang sekitar 10 meter dengan tinggi timbunan mencapai 20 meter. Hal ini menyebabkan akses jalan menjadi tertutup total, seperti yang diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Jember, Edy Budi Susilo.

Akibat terputusnya akses jalan, aktivitas warga setempat terganggu. Jalur tersebut merupakan rute penting yang menghubungkan permukiman dan aktivitas ekonomi masyarakat. Warga terpaksa menunda mobilitas mereka karena tidak ada jalur alternatif yang dapat digunakan.

Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, BPBD Jember segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait. Tim gabungan pun dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat, dengan fokus utama pada pembukaan kembali akses jalan agar warga tidak terisolasi lebih lama.

Proses pembersihan material longsor dimulai pada pagi hari, melibatkan DPUPR, Perhutani, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Selama proses pembersihan, petugas juga melakukan pengamanan lalu lintas untuk memastikan keselamatan semua pihak.

Upaya pembersihan membuahkan hasil, dan jalur yang sempat tertutup berhasil dibuka kembali sekitar pukul 12.50 WIB, sehingga masyarakat dapat melintasi jalan tersebut dengan normal. Namun, BPBD Jember tetap mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di kawasan tersebut masih labil, terutama saat hujan kembali turun.