Persaingan Liga 1 Semakin Ketat: Persija Mendekati Puncak, Persib Fokus pada Kompetisi Domestik Usai Tersingkir dari AFC
Sumber Foto: Mureks
Puncak Berita

Persaingan Liga 1 Semakin Ketat: Persija Mendekati Puncak, Persib Fokus pada Kompetisi Domestik Usai Tersingkir dari AFC

Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026 semakin memanas setelah berakhirnya pekan ke-21. Persija Jakarta berhasil memangkas jarak poin dengan dua tim teratas, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, setelah meraih kemenangan penting. Di sisi lain, Persib Bandung harus mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik setelah tersingkir dari AFC Champions League Two.

Kemenangan Penting Persija dan Patah Rekor Persebaya

Pada pertandingan pekan ke-21 yang berlangsung pada 15 Februari 2026, Persija Jakarta sukses menumbangkan Bali United dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Gol tunggal bagi Macan Kemayoran dicetak oleh Gustavo Almeida pada menit ketujuh. Kemenangan ini membawa Persija mengoleksi 44 poin dari 21 pertandingan, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC Samarinda di posisi kedua (46 poin) dan tiga angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung (47 poin).

Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, mengakui bahwa pertandingan melawan Bali United tidaklah mudah. "Seperti yang sudah kami perkirakan sejak awal, ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena Bali United memainkan permainan dengan banyak transisi," ujarnya.

Kejutan lain di pekan ini datang dari Surabaya, di mana rekor tak terkalahkan Persebaya Surabaya dalam 13 pertandingan harus patah. Bajul Ijo takluk 1-2 di kandang sendiri oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 14 Februari 2026. Sementara itu, Arema FC menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan Semen Padang 3-0 pada 15 Februari 2026, berkat dwigol Joel Vinicius. Persita Tangerang juga berhasil meraih tiga poin penting melalui comeback dramatis pada 18 Februari 2026.

Persib Tersingkir dari Asia, Fokus pada Liga 1

Di kancah internasional, Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari AFC Champions League Two. Meskipun berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Laut Api (GBLA) pada 18 Februari 2026, hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Maung Bandung kalah agregat 1-3 setelah takluk 0-3 di leg pertama.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan penilaian terhadap dua pemain barunya, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, yang tampil sebagai pengganti. Hodak menyebut Kurzawa belum sepenuhnya bugar setelah jeda panjang, namun menunjukkan peningkatan. "Tentu saja, bahkan untuk 45 menit ini secara realistis ia siap untuk 30-35 menit, tidak lebih dari itu," kata Hodak. Para suporter Persib, Bobotoh, tetap memberikan apresiasi atas perjuangan tim dan berharap Persib dapat fokus meraih gelar juara di kompetisi domestik.

Bursa Transfer dan Regulasi Baru Liga 1

Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 yang ditutup pada 28 Februari 2026, diwarnai dengan pergerakan signifikan. Salah satu transfer paling menarik adalah kembalinya bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, ke kompetisi domestik untuk memperkuat Persija Jakarta. Pemain berusia 27 tahun dengan nilai pasar sekitar Rp6,08 miliar ini diharapkan menjadi solusi permanen di sektor bek kiri Persija.

Selain itu, Persija juga mendatangkan Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Alaeddin Ajaraie, menggantikan Alan Cardoso dan Gustavo Franca. Persis Solo juga aktif merombak skuad asingnya dengan merekrut gelandang Serbia Miroslav Maricic dan gelandang serang Brasil Dimitri Lima.

Fenomena pemain diaspora yang ramai-ramai pindah ke Liga Indonesia juga menjadi sorotan. Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai ini sebagai proses alamiah bagi pemain yang kesulitan bersaing di klub-klub luar negeri untuk menyelamatkan karier mereka dengan mendapatkan menit bermain reguler.

Musim 2025/2026 yang dijadwalkan dimulai pada 8 Agustus 2025 juga membawa perubahan regulasi penting. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) mengizinkan klub mendaftarkan hingga sebelas pemain asing, dengan delapan di antaranya boleh masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) dan dimainkan. Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan agar klub-klub Indonesia lebih kompetitif di level Asia. Selain itu, setiap klub wajib mendaftarkan lima pemain U-23, dan minimal satu di antaranya harus bermain setidaknya selama 45 menit dalam pertandingan.

Kontroversi di Laga Persija vs Arema FC

Sebelumnya, laga Persija Jakarta melawan Arema FC pada 8 Februari 2026 juga diwarnai insiden. Setelah kekalahan 0-2 Persija dari Arema FC, pelatih Persija, Mauricio Souza, mengkritik selebrasi gol pemain Arema, Gabriel Silva, yang dianggapnya tidak pantas dan mengejek bangku cadangan Persija.