Operasi Keselamatan 2026: Fokus Pengamanan Mudik dan Penanganan Balap Liar
Operasi Keselamatan 2026 yang dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan berlangsung hingga 15 Februari 2026. Razia gabungan ini diadakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai langkah awal dalam pengamanan menjelang mudik Lebaran 2026.
Salah satu target utama dalam pelaksanaan razia tahun ini adalah penanganan balap liar, yang sering kali menjadi masalah di ruas-ruas jalan terutama menjelang momen mudik. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan kesiapan mereka dalam mengawasi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh. Hal ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.
“Korlantas bersama stakeholder sudah melakukan survei lapangan dan siap berkolaborasi dalam operasi pengamanan,” ungkap Irjen Pol Agus, setelah mengikuti Rapat Pimpinan TNI-Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (9/2/2026).
Pengamanan arus mudik Lebaran 2026 akan difokuskan pada beberapa titik strategis, antara lain:
- Jalan tol
- Jalur arteri
- Pelabuhan penyeberangan
- Kawasan tempat ibadah
- Pusat-pusat keramaian
Diharapkan dengan adanya operasi ini, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan mereka saat mudik Lebaran.




