Mahasiswi BSA UIN Alauddin Sabet Dua Penghargaan Khat Dekorasi di MTQ 2026
Sumber Foto: Adab dan Humaniora
Lifestyle

Mahasiswi BSA UIN Alauddin Sabet Dua Penghargaan Khat Dekorasi di MTQ 2026

Takalar–Luwu Timur – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Nur Anisa Azis, mahasiswi BSA angkatan 2024, berhasil meraih Juara 1 pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an Kabupaten Kepulauan Selayar ke-34 serta Juara 2 pada Musabaqah Tilawatil Qur'an Kabupaten Luwu Timur dalam kategori Khat Dekorasi Putri.

Kompetisi yang berlangsung pada 8–14 Februari 2026 tersebut mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai kecamatan dan daerah. Cabang Khat Dekorasi Putri menuntut ketelitian tinggi dan kepekaan estetika dalam menulis ayat-ayat Al-Qur’an, sekaligus kemampuan mengolah komposisi, harmoni warna, dan ketepatan kaidah khat sesuai standar penilaian dewan juri.

Pada pelaksanaan MTQ di Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Anisa Azis tampil meyakinkan dengan karya khat dekorasi yang memadukan kekuatan teknik dan kreativitas visual. Ia mampu menyajikan komposisi tulisan yang proporsional dengan ornamen yang seimbang, sehingga memperoleh penilaian tertinggi dan meraih Juara 1. Sementara pada MTQ di Kabupaten Luwu Timur, ia kembali menunjukkan konsistensi kualitas hingga berhasil meraih Juara 2.

Keberhasilan meraih dua prestasi di dua kabupaten berbeda menjadi bukti ketekunan dan dedikasi Nur Anisa dalam mengembangkan seni kaligrafi Al-Qur’an. Capaian ini sekaligus mengharumkan nama Program Studi BSA Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, yang selama ini aktif mendorong penguatan kompetensi mahasiswa, baik dalam ranah akademik maupun non-akademik.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah potensi diri dan berani berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi keislaman. Melalui capaian ini, Nur Anisa Azis menunjukkan bahwa mahasiswa BSA tidak hanya unggul dalam kajian bahasa dan sastra Arab, tetapi juga mampu berprestasi dalam seni Al-Qur’an yang sarat nilai spiritual dan estetika.