Kemendag Dorong Ekspor Dekorasi Rumah ke AS dan Eropa
Sumber Foto: SWA.co.id
Lifestyle

Kemendag Dorong Ekspor Dekorasi Rumah ke AS dan Eropa

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, melepas ekspor sebanyak tiga kontainer produk dekorasi rumah (home decor) secara simbolis ke Amerika dan Eropa. Pelepasan ekspor senilai US$30.063 atau lebih dari Rp500 juta ini berlangsung di CV Palem Craft, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Pelepasan ekspor produk dekorasi rumah dilakukan ke tiga negara tujuan, yakni Belgia dengan nilai ekspor US_14.063, Amerika Serikat dengan nilai US$9.269, dan Belanda senilai US$6.731. Selain ketiga negara tersebut, pada Desember 2025, akan dilakukan pelepasan ekspor ke Spanyol, Amerika Serikat, Prancis, dan Australia dengan total nilai transaksi lebih dari US$14 ribu atau lebih dari Rp233 juta.

Roro mengingatkan kompetisi dengan negara tetangga pun makin ketat seperti Vietnam, Filipina, dan Thailand terus berinovasi menghadirkan desain modern dan kualitas yang konsisten. “Agar tetap unggul, pelaku usaha Indonesia harus memperkuat kualitas produk secara konsisten, meningkatkan standar produk akhir (finishing), serta mengembangkan desain yang relevan dengan preferensi pasar global. Keunggulan kerajinan dan cerita budaya harus diterjemahkan melalui desain yang modern dan kompetitif,” ucapnya dalam siaran pers, Kamis (27/11/2025).

Kementerian Perdagangan berperan strategis dalam memperkuat ekosistem ekspor. Melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kemendag mendorong program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor dengan pendekatan yang tidak hanya membuka akses pasar, tetapi juga memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pembinaan desain, sertifikasi, serta fasilitasi ekspor yang terarah.

CEO CV Palem Craft, Deddy Effendy, mengapresiasi dukungan Kemendag pada pelepasan ekspor. “Kami mengapresiasi sekali atensi dan fasilitasi pemerintah pusat dan daerah. Berlanjutnya ekspor terus memotivasi kami untuk tetap memberi kualitas produk yang terbaik,“ ujar Deddy dalam siaran pers.

Palem Craft berdiri sejak 2003 dan telah telah mengekspor ke berbagai negara, seperti Prancis, Belgia, Spanyol, Dubai, Lebanon, Singapura, Australia, dan Afrika Selatan. Sebagian besar produknya terbuat dari bahan-bahan alami lokal, seperti bambu, batu apung, biji mahoni, rumput rayung, lidi, dan pisang.(*)