Jalur Utama Antosari-Pupuan Kembali Dibuka Setelah Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang
Sumber Foto: Radar Bali
Jam Utama

Jalur Utama Antosari-Pupuan Kembali Dibuka Setelah Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang

Tabanan, Radar Bali.id – Jalur utama Antosari-Pupuan sempat mengalami lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang yang menutup badan jalan provinsi. Kejadian ini terjadi pada Kamis sore, 15 Januari 2026, dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Jalur yang menghubungkan Kabupaten Tabanan dengan Seririt, Buleleng ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan selama lebih dari lima jam akibat tertimbun material longsor yang cukup padat. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di dua titik penting, yaitu di Desa Sanda dan Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan.

Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana, mengonfirmasi bahwa jalur tersebut mengalami gangguan serius akibat material longsor dan batang pohon besar yang melintang di tengah jalan. "Jalur sempat lumpuh total selama sekitar lima jam lebih karena badan jalan tertutup material yang sangat padat dan pohon tumbang," ungkap Dwipayana.

Untuk membersihkan jalur yang vital ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, TNI, Polri, dan Satker PUPR Provinsi Bali bekerja sama dengan warga setempat. Mengingat ketebalan material tanah yang menghalangi jalan, petugas harus menggunakan alat berat seperti loader dan semprotan air bertekanan tinggi untuk membersihkan sisa lumpur yang licin.

Proses evakuasi yang berlangsung hingga malam hari ini akhirnya berhasil, dan saat ini jalur Antosari-Pupuan dipastikan sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, pihak kecamatan memberikan peringatan kepada para pengguna jalan.

“Seluruh titik di Batungsel dan Sanda sudah bersih. Namun, kami mengimbau masyarakat agar tetap ekstra waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Pupuan saat ini masih sangat tinggi,” tambah Dwipayana.