Hansamu Yama Ditunjuk Sebagai Kapten Arema FC di BRI Super League
Arema FC resmi memiliki kapten baru dalam tiga pertandingan putaran kedua BRI Super League. Pemain yang terpilih untuk mengemban tanggung jawab tersebut adalah Hansamu Yama Pranata, yang baru bergabung dengan tim pada putaran kedua musim ini sebagai pemain pinjaman dari Persija Jakarta.
Keputusan untuk mengangkat Hansamu Yama sebagai kapten menimbulkan kejutan, mengingat statusnya sebagai pemain baru di tim. Alfarizi, yang sebelumnya menjabat sebagai kapten, menjelaskan bahwa penunjukan ini didasarkan pada pertimbangan kemampuan dan pengalaman Hansamu. "Intinya, Hansamu Yama layak jadi kapten tim. Apalagi dia pernah jadi kapten Timnas Indonesia. Dan saya sudah diskusi dengan Coach Marcos Santos," ungkap Alfarizi.
Pada putaran pertama, Arema FC sempat mengalami ketidakstabilan dalam kepemimpinan di lapangan, dengan beberapa pemain seperti Luiz Gustavo dan Julian Guevara yang menjabat sebagai kapten. Alfarizi sendiri tidak dapat berkontribusi pada saat itu karena kondisi kesehatan yang kurang baik.
Alasan di Balik Penunjukan Kapten
Menarik untuk dicatat bahwa ini bukan kali pertama Alfarizi menyerahkan ban kapten kepada pemain lain. Ia pertama kali diangkat sebagai kapten tim pada tahun 2017 di bawah pelatih Aji Santoso. Namun, pada pertengahan musim 2018, Alfarizi memilih untuk menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada Hamka Hamzah, seorang pemain yang lebih senior. Setelah Hamka pindah pada musim 2019, Alfarizi kembali memimpin tim hingga saat ini.
Dengan dua kali menyerahkan jabatan kapten di paruh musim kepada pemain lain, yaitu Hamka dan Hansamu, Alfarizi menunjukkan bahwa ia mengutamakan kepemimpinan yang mampu membawa tim ke arah yang lebih baik. Keduanya, baik Hamka maupun Hansamu, memiliki kesamaan sebagai mantan kapten Timnas Indonesia, yang menjadi salah satu alasan Alfarizi dalam pengambilan keputusan tersebut.




