Turis Inggris Hilang di Ghost Mountain, Diduga Terlibat Ritual Kuno
Sumber Foto: Vietnam.vn
Internasional

Turis Inggris Hilang di Ghost Mountain, Diduga Terlibat Ritual Kuno

Lorna McSorley, 71 tahun, mantan tentara Inggris, menghilang tanpa jejak pada akhir September 2025 saat berjalan sendirian di dekat resor Ghost Mountain Inn di Afrika Selatan. Setelah empat bulan pencarian, petunjuk teknis dari data ponselnya mengarahkan penyelidikan ke teori mengerikan yang melibatkan ritual lokal.

Perjalanan yang penuh malapetaka di kaki Gunung Hantu

Pada sore hari tanggal 27 September 2025, Lorna dan suaminya, Leon Probert (81 tahun), tiba di resor Ghost Mountain Inn sebagai bagian dari paket wisata. Setelah melakukan check-in, sementara suaminya beristirahat, Lorna memutuskan untuk berjalan-jalan dan melihat-lihat sendirian, berbekal peta berukuran A4. Kamera keamanan merekam momen terakhir pasangan tersebut di meja resepsionis sebelum ia pergi sekitar pukul 14.30.

Koos Prinsloo, seorang petani setempat, adalah orang terakhir yang melihat turis wanita tersebut. Dia mengatakan bahwa dia bertemu dengannya pada pukul 15.15 di dekat pagar pertaniannya. Meskipun Prinsloo memperingatkannya bahwa dia telah tersesat jauh dan menawarkan untuk mengantarnya kembali ke hotel, Lorna dengan tenang menolak. Pada pukul 17.30, ketika istrinya belum kembali, Leon melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, yang kemudian memicu operasi pencarian skala besar yang melibatkan anjing pelacak, drone, dan helikopter, tetapi tanpa hasil.

Petunjuk dari data seluler dan kecurigaan tentang 'muti'

Setelah polisi secara resmi mempersempit area pencarian, tim investigasi swasta mengambil alih dan menemukan anomali dalam data telekomunikasi. Analisis mengungkapkan bahwa tiga nomor telepon muncul secara bersamaan di lokasi tempat peta Lorna yang ditinggalkan ditemukan sekitar pukul 16.45. Setelah 15 menit, sinyal-sinyal ini berdivergensi; beberapa bergerak cepat, seperti dengan mobil, menuju kota Mkuze, sementara yang lain bergerak lambat menuju Gunung Hantu.

Kota Mkuze terkenal dengan pasar-pasarnya yang menjual bahan-bahan untuk "muti"—suatu bentuk pengobatan tradisional dan ritual di Afrika Selatan. Meskipun sebagian besar muti menggunakan tumbuhan, para ahli budaya Zulu mencatat bahwa kepercayaan ekstrem masih bertahan bahwa bagian tubuh manusia dapat membawa keberuntungan atau kekuatan khusus.

Jacob Sabelo Ntshangase, seorang pakar budaya setempat, mengatakan bahwa korban penculikan ini seringkali adalah orang-orang yang bepergian sendirian, sehingga mereka menjadi sasaran empuk bagi jaringan pengawasan para dukun tradisional yang menyamar. Di Mkuze, setidaknya 10 kasus kehilangan serupa telah tercatat sejak tahun 2022, menyebabkan kecemasan besar di kalangan penduduk dan wisatawan di daerah tersebut.

Saat ini, meskipun kartu bank Lorna tidak pernah digunakan dan tidak ada permintaan tebusan yang diajukan, keluarganya dan para detektif masih berupaya menemukan jawaban akhir tentang nasib turis berusia 71 tahun itu.