Stabilitas Konsumsi Listrik di Berau Awal Ramadan 1447 Hijriah
Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, konsumsi listrik di Kabupaten Berau menunjukkan kondisi yang stabil. Manajer PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terdapat lonjakan signifikan dalam penggunaan listrik dari masyarakat.
Menurut Rizki, stabilitas ini dipengaruhi oleh cuaca yang beberapa hari terakhir didominasi oleh hujan. "Untuk awal puasa ini belum ada terlihat lonjakan, mungkin karena cuaca juga sering hujan," ujarnya pada Jumat (20/2/2026).
Meski demikian, PLN tetap melakukan antisipasi terhadap kemungkinan peningkatan penggunaan listrik, terutama pada jam-jam tertentu seperti menjelang sahur, saat berbuka puasa, dan malam hari saat pelaksanaan salat tarawih.
Rizki menambahkan bahwa sistem kelistrikan Berau kini terhubung dengan jaringan interkoneksi yang lebih luas, yang berfungsi untuk memperkuat pasokan daya. Pembangkit listrik di sekitar Berau juga dipastikan dalam kondisi siap beroperasi untuk mendukung kebutuhan selama bulan Ramadan.
Untuk menjaga kestabilan pasokan listrik, PLN menyiagakan tim teknis yang akan bekerja selama 24 jam. Tim ini bertugas untuk merespons potensi gangguan yang mungkin terjadi. "Jika ada gangguan, kami sudah menyiapkan tim agar dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, sehingga dampaknya terhadap masyarakat bisa diminimalkan," jelasnya.
Rizki juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam proses penanganan gangguan listrik. "Kami berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan apabila terjadi gangguan, sehingga pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin," tutupnya.




