Puncak Musim Hujan Hingga Maret, Warga Pati Diharapkan Waspada Terhadap Banjir Susulan
Pati, Indonesia – Pemerintah Kabupaten Pati mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menekankan pentingnya kewaspadaan warga mengingat curah hujan yang masih tinggi.
"Warga harus tetap waspada, karena curah hujan sampai nanti bulan Maret ini masih tinggi," ujar Risma dalam keterangannya.
Prediksi tersebut mengindikasikan peningkatan potensi terjadinya banjir susulan di wilayah Pati. Dalam rangka penanganan bencana ini, Pemkab Pati sudah melakukan koordinasi dengan masing-masing kecamatan untuk memastikan langkah-langkah kesiapsiagaan yang tepat.
Sebagai informasi, pada bulan Januari 2026 lalu, berbagai wilayah di Pati mengalami banjir akibat tingginya intensitas hujan, yang menyebabkan sungai tidak mampu menampung air dari area Pegunungan Muria dan Kendeng. Namun, saat ini tidak ada warga yang mengungsi, menandakan situasi telah membaik.
"Alhamdulillah, penanganan bencana sampai hari ini sudah tidak ada yang mengungsi dan sudah surut," tambahnya.
Risma juga menjelaskan bahwa Pemkab Pati telah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir pada bulan Januari. Bantuan tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk pemerintah dan masyarakat yang peduli terhadap bencana ini.
"Bantuan-bantuan sudah kita salurkan ke masing-masing masyarakat yang sedang terdampak bencana, banyak sekali dari Bappenas, Pertamina, Adikarya, dan dari masyarakat sekitar, pengusaha. Alhamdulillah, kerja sama dari semua pihak sangat meringankan beban warga terdampak bencana banjir ini," tutupnya.




