Perumdam Tirta Kandilo Belum Tentukan Waktu Normalisasi Distribusi Air Akibat Kebocoran Pipa
Sumber Foto: mediakaltim.com
Waktu Utama

Perumdam Tirta Kandilo Belum Tentukan Waktu Normalisasi Distribusi Air Akibat Kebocoran Pipa

PASER — Gangguan distribusi air bersih milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo di sejumlah wilayah Kabupaten Paser belum dapat dipastikan kapan kembali normal. Pasalnya, terdapat kerusakan pada pipa transmisi utama di jalur Desa Damit, Kecamatan Paser Belengkong.

Direktur Perumdam Tirta Kandilo, Suryanto Agustono, menjelaskan pipa berjenis ductile berdiameter 400 milimeter (mm) tersebut rusak akibat terkeruk alat berat kontraktor yang tengah membuka lahan untuk perkebunan sawit.

Dikatakan, kebocoran pipa transmisi akibat insiden tersebut tidak hanya terjadi di satu titik, akan tetapi juga terjadi pada beberapa titik lainnya di jalur yang sama. Sementara pipa tersebut masih dalam proses perbaikan, sehingga belum dapat dipastikan kapan distribusi air dapat kembali normal.

“Kita berharap sih secepatnya, Ini masih ada dua titik lagi yang akan kita selesaikan (perbaikannya). Mudah-mudahan teman-teman bisa segera menyelesaikan,” kata Agus akrabnya, Senin (13/10/2025).

Kendati demikian, untuk mempercepat penanganan gangguan pelayanan air bersih tersebut, Agus telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan.

“Sudah diinstruksikan kepada seluruh staf, untuk bisa gotong royong menyelesaikan permasalahan ini. Karena dampaknya sangat luas terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sebagai upaya mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, Perumdam Tirta Kandilo berencana memasang patok sepanjang jalur pipa. Mengingat, patok yang dipasang pada tahun 2000-an sudah hilang.

“Pemasangan patok ini kita masukan didalam RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya). Untuk kita buatkan biaya pemasangan patok-patok itu,” jelasnya.

Mengenai aktivitas di atas jalur pipa PDAM, Agus menyebut tidak perlu ada izin atau surat resmi yang disampaikan kepada pihaknya. Akan tetapi, ia menekankan pentingnya pelaporan segera jika terjadi insiden kebocoran pipa akibat aktivitas tersebut, sehingga pihaknya dapat cepat menangani.

“Yang penting jika ada suatu kejadian segera dilaporkan, jadi kita bisa cepat menangani. Dan juga jangan ditutupin tanah kalo bocor, jadi kita agak repot kalau kaya gitu,” tegasnya mengakhiri.