PDIP Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen
Ketua Komisi II DPR Aria Bima (kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (BeritaNasional/Elvis)
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima mengusulkan ambang batas parlemen ditambah. Menurutnya, angka ideal ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 5 persen.
"Saya kira kurang lebih pasti di atas 5 lah ya. Faktanya kemarin kan 4, tapi faktanya setelah kemudian pada tidak lolos ke parliamentary threshold, dijumlah dari Demokrat dan PDI Perjuangan itu range-nya sekarang 6 sampai 20 gitu. Walaupun waktu itu 4 ya kita putuskan ya, tapi faktanya kan Demokrat juga 6 persen," ujar Aria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
BACA JUGA
Said Abdullah: Gugurnya 3 Prajurit TNI Harus Jadi Momentum PBB Tindak Israel Kuasa Hukum Protes Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono, Ada Dugaan Pelanggaran KUHAP Baru KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono
Aria tidak sepakat apabila ambang batas parlemen diturunkan dari 4 persen. Salah sebabnya saat ini jumlah komisi bertambah menjadi 13. Ia tidak yakin jika jumlah partai di parlemen bertambah akibat berkurangnya ambang batas, bisa bekerja secara efektif.
"Jadi saya kira kalau mau diturunkan lagi dengan 13 komisi tampaknya terlalu berat. Coba hitungannya ke situ ya. Lepas bahwa kita juga memperhatikan tingkat representatif keterwakilan dari partai-partai politik yang menurut catatan dari kawan-kawan di kampus maupun di penggiat demokrasi tidak ingin kehilangan aspirasi atau representatif dari anggota dewan. Tapi kalau di sini nggak bisa kerja gimana? Jumlahnya hanya terlalu terbatas? Atau mau kita turunkan? Yang 4 saja sudah mengkos-mengkos, apalagi 3 gitu ya," ujar Bima.
Jika ambang batas diturunkan, jumlah partai yang masuk parlemen bisa bertambah. Namun, kursi yang didapat belum tentu bisa membentuk satu fraksi utuh. Akibatnya perlu ada fraksi gabungan.
Aria tidak yakin partai yang digabungkan dalam fraksi gabungan dapat bekerjasama dengan baik. Justru berpotensi berkinerja buruk.
"Kalau fraksi gabungan seperti tahun 2004, 2009, nanti apa itu partai politik dan syarat partai politik menjadi peserta pemilu menjadi nggak klop kalau fraksi gabungan. Dan kinerjanya sangat buruk," ucapnya.
Editor: Harits Tryan
TAG:
pdip aria bima ambang batas parlemen pemilu
JANGAN TERLEWAT:
KPK Perpanjang Cegah ke Luar Negeri Eks Menag Yaqut Terkait...
BACA BERIKUTNYA:
Natalius Pigai Dorong RUU Masyarakat Hukum Adat Diselesaikan Tahun 2026
Komentar:
BERITALAINNYA
Said Abdullah: Gugurnya 3 Prajurit TNI Harus Jadi Momentum PBB Tindak Israel
Jumat, 03 April 2026
Kuasa Hukum Protes Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono, Ada Dugaan Pelanggaran KUHAP Baru
Jumat, 03 April 2026
KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono
Jumat, 03 April 2026
KPK Geledah Rumah Ono Surono, Dalami Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
Kamis, 02 April 2026
Usai Bertemu di Istana, Puan Sebut Megawati-Prabowo Segera Bertemu Lagi
Minggu, 22 Maret 2026
Megawati Jamu Sejumlah Duta Besar di Kantor DPP PDIP saat Idul Fitri
Sabtu, 21 Maret 2026
BERITATERKINI
Makanan Berserat Sebaiknya Dikonsumsi saat Sarapan
GAYA HIDUP
46 menit yang lalu
Cegah Kekeringan di Jateng, Kementan-PU Optimalkan Pengelolaan Air
EKBIS
1 jam yang lalu
Jangan Abai, Ini Durasi Ideal Tidur Siang agar Tidur Malam Tetap Berkualitas
GAYA HIDUP
1 jam yang lalu
Malaysia Tingkatkan Kewaspadaan Negara di Tengah Konflik Timur Tengah
DUNIA
2 jam yang lalu
Tim Hukum JK Siapkan Laporan ke Polisi atas Tuduhan Rismon Sianipar
HUKUM
2 jam yang lalu




