Kondisi Pedagang Oleh-Oleh di Puncak: Ramainya Wisatawan Tak Berimbas Positif pada Omzet
Sumber Foto: Kompas.com
Puncak Berita

Kondisi Pedagang Oleh-Oleh di Puncak: Ramainya Wisatawan Tak Berimbas Positif pada Omzet

BOGOR, KOMPAS.com - Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat populer, terutama saat akhir pekan dan momen libur panjang. Meskipun jumlah wisatawan yang berkunjung terus meningkat, hal ini tidak berbanding lurus dengan kondisi para pedagang oleh-oleh di wilayah tersebut yang mengalami penurunan omzet yang signifikan.

Indra Boy, seorang pedagang oleh-oleh yang beroperasi di Rest Area Bang Ben, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, mengungkapkan bahwa bisnisnya mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir. Ia mencatatkan penurunan omzet hingga 50 persen dibandingkan dengan masa-masa awalnya berjualan.

Penurunan Omzet yang Drastis

Indra menceritakan, pada awal merintis usaha, ia mampu meraih omzet hingga Rp 20.000.000 dalam satu hari, khususnya di hari Minggu. Namun, saat ini, omzet yang diperolehnya hanya sekitar Rp 7.000.000 per hari, angka yang jauh di bawah harapannya.

"Kalau untuk kita kembali di awal dulu itu memang ada penurunan antara 50 persen," kata Indra saat berbincang dengan wartawan.

Pengunjung Banyak, Pembelian Minim

Meskipun jumlah pengunjung meningkat selama liburan panjang, banyak dari mereka yang tidak berbelanja. Indra menyoroti bahwa banyak wisatawan yang datang hanya untuk parkir dan bukan untuk membeli oleh-oleh. Hal ini menjadi ironi, mengingat para pedagang sangat mengandalkan momen-momen ini untuk menutupi biaya operasional.

"Kalau liburan panjang memang pengunjungnya banyak, tapi jarang yang beli," keluhnya.

Parkir Tanpa Belanja

Indra juga mencatat bahwa saat sistem satu arah atau one way diberlakukan, banyak mobil yang berhenti di lapaknya hanya untuk menumpang parkir. "Bukan (belanja oleh-oleh), numpang doang (parkir)," ujarnya. Ia menambahkan bahwa meskipun tidak ada transaksi, ia tetap menyambut wisatawan dengan ramah.

Harapan untuk Pemulihan Ekonomi

Meski kondisi saat ini cukup sulit, Indra tetap berharap agar perekonomian di kawasan Puncak dapat pulih kembali. Ia menginginkan agar para pedagang di Puncak bisa merasakan peningkatan dalam usaha mereka.

"Ya silahkan saja (parkir). Harapan pribadi ya semoga semua ya, pedagang di Puncak bisa meningkat lagi," tutupnya.