Kehidupan Memprihatinkan Mbah Simis di Puncak Wonopuro Ponorogo
Sumber Foto: Kanalindonesia.com
Puncak Berita

Kehidupan Memprihatinkan Mbah Simis di Puncak Wonopuro Ponorogo

Prime Time News - Di Puncak Wonopuro, Ponorogo, Mbah Simis dan tiga anaknya yang mengalami keterbelakangan mental hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Tim gabungan dari Komunitas Hijau Lestari, Relawan Peduli Bayangkaki, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo mengantarkan bantuan makanan pokok untuk keluarga tersebut, yang terisolasi dari peradaban.

Awal Kejadian

Tim gabungan memulai perjalanan ke Puncak Wonopuro dengan menempuh jalur terjal dan sempit. Mobil tidak dapat diakses di lokasi tersebut, sehingga relawan menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki melewati jalan tanah yang licin. Mereka bertujuan untuk memberikan bantuan makanan kepada keluarga yang membutuhkan.

Perkembangan

Setibanya di rumah reot Mbah Simis, tim terkejut dengan kondisi yang ditemukan. Di dapur, tidak ada bahan makanan yang layak. Hanya ada beberapa tongkol jagung tua dan jagung rebus sisa kemarin. Dalam panci, hanya terdapat daun yang direbus tanpa bumbu. Endang Widayati, ketua Komunitas Hijau Lestari, mengungkapkan betapa menyedihkannya melihat kondisi tersebut, di mana Mbah Simis dan anak-anaknya bertahan hidup dengan sangat minim.

Kondisi Terakhir

Kehadiran tim gabungan memberikan sedikit harapan bagi Mbah Simis dan anak-anaknya melalui penyaluran bantuan beras dan bahan pokok. Namun, situasi mereka tetap menjadi pengingat akan kemiskinan ekstrem yang masih ada di wilayah terpencil, di mana akses bantuan sangat terbatas.