Erspo Digugat Rp2 Miliar Usai Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
A
A
A
Share
Share on mail
JAKARTA - Produsen jersei Timnas Indonesia, PT Ritel Jaya Abadi atau Erspo, kini tengah menghadapi kemelut hukum serius. Perusahaan yang menaungi jenama Erspo tersebut resmi digugat oleh PT Grand Best Indonesia (GBI) atas dugaan tunggakan utang senilai lebih dari Rp2 miliar.
Gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ini telah didaftarkan ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan memulai persidangan perdana hari ini, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga:
Liverpool Siapkan Cuci Gudang! 4 Pemain Siap-Siap Dibuang
PT GBI melalui kuasa hukumnya, Margono-Ismawan & Co Indonesia Law Firm (MICO Indonesia Law Firm), mengambil langkah hukum tegas setelah upaya mediasi menemui jalan buntu. Berdasarkan jadwal, proses persidangan pertama berlangsung pada Kamis (19/2/2026), sebagai buntut dari kewajiban pembayaran yang tak kunjung diselesaikan oleh pihak Erspo.
Kuasa Hukum PT GBI, Ricky Margono, menjelaskan bahwa penghentian pembayaran oleh Erspo disinyalir terjadi seiring kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026. Diketahui, total utang yang mencapai miliaran rupiah tersebut telah jatuh tempo dan seharusnya sudah dilunasi sejak tahun 2025 lalu.
1, Dampak Kegagalan Timnas Indonesia
“Ya, hari ini kita panggilan pertama persidangan. Klien kami PT Grand Best Indonesia ini mendapatkan order sebetulnya dari Erspo untuk pembuatan jersi timnas Indonesia,” kata Ricky saat ditemui iNews Media Group di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga:
BREAKING NEWS: Kelme Resmi Jadi Apparel Timnas Indonesia Gantikan Erspo!
“Namun setelah dibuat dan ada pengiriman, karena Indonesia tidak sampai lolos Piala Dunia, pada akhirnya tidak dilakukan pembayaran. Nah ini yang sangat disayangkan dan kami sudah memiliki kreditur lainnya, sehingga kami ajukan PKPU terhadap Erspo,” sambungnya.
Ricky sangat menyayangkan sikap Erspo mengingat produksi jersei Timnas Indonesia sebenarnya cukup diminati pasar pada masanya. Ironisnya, di tengah tunggakan utang produksi tersebut, Erspo justru sempat bermanuver dengan menjalin kolaborasi internasional bersama tim balap milik legenda MotoGP, Valentino Rossi, yakni VR46.
Baca Juga:
Erspo Naikkan Tawaran 3 Kali Lipat agar Tetap Jadi Apparel Timnas Indonesia, Dipilih PSSI?




