DLH Kota Malang Kerahkan 1.194 Petugas Kebersihan untuk Acara Puncak 1 Abad NU
Sumber Foto: TIMES Malang
Puncak Berita

DLH Kota Malang Kerahkan 1.194 Petugas Kebersihan untuk Acara Puncak 1 Abad NU

MALANG – Dalam rangka menyambut acara besar Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah menyiapkan 1.194 petugas kebersihan. Para petugas ini akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, terutama di dalam dan sekitar Stadion Gajayana, guna menjaga kebersihan selama acara berlangsung.

Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, Pelaksana Harian Kepala DLH Kota Malang, menjelaskan bahwa sekitar 500 petugas akan difokuskan di area stadion. Mereka akan bekerja dalam lima shift selama 24 jam untuk memastikan kebersihan lingkungan terjaga.

“Operasional petugas kami bagi dalam shift mulai pagi, sore, malam pukul 21.00 WIB, 23.00 WIB, 01.00 WIB, hingga shift dini hari menjelang salat Subuh dan setelah acara usai,” ungkap Raymond.

Selain menyiapkan petugas kebersihan, DLH Kota Malang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Batu dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang untuk menyediakan fasilitas sanitasi. Beberapa mobil toilet telah disiagakan di lokasi-lokasi strategis.

“Kota Batu menyumbang dua unit mobil toilet yang ditempatkan di sisi timur Stadion Gajayana. Fasilitas serupa juga disediakan di Jalan Semeru dekat Perpustakaan dan area parkir barat stadion dari Kabupaten Malang,” tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan toilet portable, Kota Malang menyediakan 12 bilik yang dibagi dalam dua unit, sementara Kota Batu menyediakan delapan bilik dalam dua unit. Di dalam Stadion Gajayana, selain fasilitas permanen, tambahan 50 bilik toilet portabel juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan para jemaah.

Gamaliel juga menambahkan bahwa semua kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, dan kecamatan di Kota Malang akan beroperasi 24 jam selama acara berlangsung. Kebijakan ini diambil berdasarkan arahan Wali Kota Malang, guna memberikan kemudahan bagi jemaah, terutama yang datang dari luar kota.

“Dengan layanan yang dibuka nonstop, diharapkan jemaah yang datang dari berbagai daerah dapat merasa lebih terbantu dan nyaman,” tutup Gamaliel.