Bupati Bantaeng Tutup Library Pop Up Fest 2025, Dorong Budaya Literasi Masyarakat
Sumber Foto: Berita Kota Makassar
Hiburan

Bupati Bantaeng Tutup Library Pop Up Fest 2025, Dorong Budaya Literasi Masyarakat

oleh MAF

BANTAENG – Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menutup kegiatan Library Pop Up Fest 2025 di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Sabtu (25/10/2025).

Saat menutup kegiatan bertema Literasi Kuat, Bantaeng Bangkit, bupati didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Bantaeng sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Syamsir, unsur Forkopimda atau yang mewakili, para kepala OPD, camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Bantaeng dan para tokoh masyarakat kabupaten Bantaeng.

Berita Terkait:

Pemkab Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Library Pop Up Fest yang telah berlangsung selama tiga hari menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan kreatif. Di antaranya pameran karya literasi, gelar wicara bersama narasumber inspiratif, penampilan seni dan budaya, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar murah dan UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menyampaikan

Festival literasi ini menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi sebagai pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bupati juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Berita Terkait:

HMI Bulukumba Kecam Peristiwa Paduppa Resort

“Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia dan jajaran Dinas Perpustakaan. Kegiatan ini luar biasa penting karena literasi harus ditumbuhkan sejak dini. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga melatih berpikir kritis dan kreatif,” ujarnya.

Uji Nurdin menambahkan bahwa meski pada tahun 2025 banyak anggaran daerah yang mengalami penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat, namun anggaran kegiatan literasi tetap mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah karena dianggap strategis untuk pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan seperti ini perlu terus ditingkatkan. Kalau bisa, dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam setahun, agar semangat literasi anak-anak semakin tumbuh,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang lomba yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Literasi, di antaranya Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan tingkat SMP/SMA se-Kabupaten Bantaeng dan Penyerahan hadiah dilakukan oleh Bunda Literasi Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Bantaeng, Syamsir.

Ada juga Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Bantaeng dan Lomba Perpustakaan Desa Terbaik dengan penyerahan hadiah oleh Bupati Bantaeng, Muh.Fathul Fauzy Nurdin didampingi Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Syamsir.

Selain itu, juga dilakukan serah terima buku hasil Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal, yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantaeng didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab.Bantaeng yang mana dihadiri oleh unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Putri Fatimah Nurdin, serta para tokoh literasi Bantaeng.

Dengan berakhirnya Library Pop Up Fest 2025 yang ditandai dengan pertunjukan kembang api , diharapkan semangat literasi di Kabupaten Bantaeng terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat menuju Bantaeng yang cerdas, kreatif, dan berbudaya literasi.(rls)