705 Tenaga Kesehatan Siaga untuk Peringatan Harlah Satu Abad NU di Malang
Tenaga Kesehatan Disiagakan untuk Kegiatan Harlah NU
KLOJEN, DISWAYMALANG.ID — Sebanyak 705 tenaga kesehatan disiapkan untuk mendukung pengamanan medis selama rangkaian Mujahadah Kubro dan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan ini akan berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada tanggal 7 hingga 8 Februari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan tersebut berasal dari berbagai daerah di Malang Raya. Rincian penugasan mencakup 345 tenaga kesehatan dari Kota Malang, 180 dari Kabupaten Malang, dan 60 dari Kota Batu. Selain itu, dukungan juga berasal dari jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Rincian Kesiapan Medis
Tenaga kesehatan yang disiapkan terdiri dari dokter, perawat, dan paramedis terlatih yang akan siaga penuh selama kegiatan berlangsung. Selain itu, panitia juga menyiapkan 53 unit ambulans yang akan ditempatkan di lokasi strategis untuk mempercepat evakuasi jika terjadi kondisi darurat kesehatan.
Dinas Kesehatan akan mendirikan 27 titik pelayanan medis dan transit yang tersebar di dalam dan sekitar kawasan Stadion Gajayana. Setiap titik akan dilengkapi dengan satu tim kesehatan. Tim ini terdiri dari dokter, paramedis, serta pengemudi ambulans.
Fasilitas Kesehatan di Dalam Stadion
Di dalam stadion, panitia telah menyiapkan lima tim kesehatan, termasuk fasilitas ruang perawatan darurat yang menyerupai mini ICU untuk penanganan kasus medis berat. Selain itu, empat tim kesehatan mobile juga disiagakan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau area yang tidak dapat dilalui ambulans.
Husnul Muarif menekankan bahwa seluruh tim kesehatan akan mulai siaga sejak hari Sabtu (7/2) pukul 12.00 WIB hingga Minggu (8/2) pukul 09.00 WIB, sesuai dengan jadwal puncak kegiatan Mujahadah Kubro dan acara inti Harlah 1 Abad NU. Kesiapan ini diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman, mengingat jumlah peserta yang diperkirakan akan mencapai lebih dari 100 ribu orang dari berbagai daerah.




