Taman Jakarta Dibuka 24 Jam, Keamanan dan Kenyamanan Menjadi Prioritas
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi membuka sejumlah taman untuk operasional 24 jam, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menyegarkan diri di malam hari. Namun, di balik kebijakan ini, perhatian utama tertuju pada aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menekankan bahwa pembukaan taman selama 24 jam harus disertai dengan langkah-langkah pengamanan yang matang. "Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta harus mampu menjamin keamanan dan kenyamanan penduduk yang menggunakan fasilitas taman 24 jam ini," ujarnya.
Menurut Kenneth, malam hari berpotensi menjadi waktu rawan terjadinya tindak kriminal atau penyalahgunaan fasilitas taman. Untuk mengurangi risiko tersebut, ia menyarankan perlunya kerja sama yang erat antara Dinas Pertamanan, Kepolisian, dan Satpol PP. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pengawasan yang lebih ketat melalui pemasangan CCTV, penempatan petugas keamanan, dan penerangan yang memadai.
"Keamanan bukan hanya soal petugas, tetapi juga infrastruktur seperti lampu dan kamera pengawas untuk memantau aktivitas di taman," tambahnya.
Pembukaan taman 24 jam ini merupakan bagian dari inisiatif Pemprov DKI Jakarta untuk menyediakan ruang publik yang lebih fleksibel bagi warga. Beberapa taman yang telah ditetapkan untuk beroperasi non-stop antara lain Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Lapangan Banteng.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan hiburan, tetapi juga untuk mendorong aktivitas positif seperti olahraga, seni, dan interaksi sosial di masyarakat.
Namun, kebijakan ini tidak lepas dari tantangan. Kenneth juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan taman agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah. "Pengelola harus memastikan taman tetap rapi. Warga juga memiliki peran besar dalam menjaga fasilitas ini. Jangan sampai taman yang dibuka untuk kepentingan bersama justru dirusak," katanya.
Inisiatif taman 24 jam ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan, karena dinilai dapat menggerakkan roda ekonomi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan taman yang buka sepanjang hari, peluang bagi pedagang kecil untuk menjajakan produk mereka semakin terbuka. Namun, agar potensi ini maksimal, infrastruktur seperti tempat parkir, akses transportasi publik, dan fasilitas pendukung lainnya perlu terus ditingkatkan.
Warga Jakarta menyambut antusias kebijakan ini, dengan catatan bahwa keamanan harus menjadi prioritas utama. Dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama lintas sektor, taman-taman ini diharapkan dapat menjadi oase di tengah hiruk-pikuk ibu kota, aman untuk dinikmati kapan saja.




