Sekda Minahasa Ajak Pemangku Kepentingan Finalisasi Peta Jalan Kependudukan
RRI.CO.ID, Minahasa - Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania, membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan Forum Group Discussion (FGD) II yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Minahasa, di Ruang Rapat Dinas P2KB pada Rabu, 4 Februari 2026.
Dalam arahannya, Sekda menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyusun peta jalan pembangunan kependudukan sebagai green design atau desain induk pembangunan kependudukan daerah. Namun, sebelum ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup), dokumen tersebut masih perlu dibahas bersama para pemangku kepentingan melalui forum diskusi.
“Peta jalan pembangunan kependudukan ini sudah disusun, tetapi sebelum ditetapkan melalui Perbup masih perlu kita FGD-kan. Ini penting karena masih ada ruang untuk merekam berbagai masukan dari para stakeholder,” ujar Watania.
Ia menegaskan keterlibatan lintas sektor sangat diperlukan guna menelaah secara komprehensif Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta kondisi daerah. Targetnya, dokumen tersebut harus rampung sebelum 10 Februari 2026 sehingga dapat segera ditetapkan sebagai acuan pembangunan kependudukan di Kabupaten Minahasa.
FGD I dan II ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan perencanaan pembangunan kependudukan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berbasis data.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas P2KB Kabupaten Minahasa Dra. Meitha Aguw, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Meidy Rengkuan, SH, Kepala Bapelitbangda Edwin Muntu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas P3A Josefien Kaurow, serta jajaran terkait lainnya.




