Praja IPDN Berhasil Tingkatkan Validasi Data Kependudukan di Sumedang
RADARSUMEDANG.id — Pelaksanaan Magang III Praja Madya Angkatan XXXIV Tahun Akademik 2025–2026 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Sumedang mencatat capaian signifikan.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Penutupan Magang III Praja Madya IPDN yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang, Selasa (3/2/2026) yang secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila.
Wakil Rektor (Warek) I IPDN, Hyronimus Rowa mengatakan, tingkat verifikasi dan validasi data kepala keluarga (KK) di Kecamatan Sumedang Utara berhasil mencapai 96,86 persen.
Yang mana capaian ini kata dia merupakan kontribusi nyata Praja IPDN, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data di tingkat desa dan kelurahan.
Dikatakan, berdasarkan hasil pemaparan kegiatan, dari total target 33.619 kepala keluarga, sebanyak 32.562 KK berhasil diverifikasi dan divalidasi.
Proses pendataan dilakukan secara door to door dengan dukungan sistem berbasis elektronik guna menjamin akurasi dan kemutakhiran data kependudukan.
“Ada 180 Praja Madya IPDN, terdiri atas 8 Praja Putra dan 172 Praja Putri, diterjunkan ke 8 desa dan 3 kelurahan sejak 7 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum praktik pemerintahan IPDN sekaligus mendukung Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik,” kata Hyronimus kepada sejumlah awak media.
Selain penguatan basis data desa dan kelurahan, Magang III juga berkontribusi terhadap Program Sumedang Bebas Sampah (SBS).
“Para Praja IPDN memfasilitasi pembentukan regulasi Bank Sampah Unit di tingkat desa dan kelurahan, mendistribusikan 15 unit tempat sampah terpilah, serta melakukan edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menegaskan bahwa capaian validasi data tersebut memiliki arti strategis bagi pemerintah daerah.
“Data yang dihasilkan selama magang ini menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Di sisi lain, kegiatan magang ini juga membentuk karakter serta kompetensi Praja sebagai calon aparatur pemerintahan masa depan,” ucap Fajar.
Sementara itu, Dekan Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN Jatinangor, Dr. Udaya Madjid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang, atas dukungan dan penerimaan selama pelaksanaan Magang III Praja Madya Angkatan XXXIV.
Ia menjelaskan bahwa capaian 96,86 persen merupakan hasil kerja kolaboratif antara Praja IPDN dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Progres verifikasi dan validasi data mencapai 96,86 persen dari target 33.619 kepala keluarga. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung perencanaan pembangunan serta intervensi sosial berbasis data,” terang Udaya Madjid.
Kendati demikian diakui Udaya Madjid, sekitar 2 persen data yang belum terpenuhi disebabkan oleh dinamika kependudukan, seperti warga yang pindah domisili atau meninggal dunia.
Namun demikian, dirinya menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan dilanjutkan kegiatan Bakti Karya Praja yang akan dilaksanakan oleh Praja tingkat akhir, yakni Praja Utama, dengan lokasi yang berbeda.
“Kami berharap kegiatan magang ini menjadi proses pembelajaran yang bermakna. Nilai-nilai dan praktik positif yang diperoleh di Kabupaten Sumedang dapat ditularkan oleh para Praja ketika kelak mereka menjadi purna praja dan bertugas di pemerintahan,” katanya.
Rangkaian penutupan Magang III ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan pembentukan Bank Sampah Unit, penyerahan bantuan tempat sampah terpilah, serta penandatanganan berita acara penyerahan kembali peserta magang dari Pemerintah Kabupaten Sumedang kepada IPDN. (jim)




