Pelatih Mai Duc Chung Kembali Pimpin Timnas Wanita Vietnam di Piala Asia 2026
Final Kejuaraan Sepak Bola Wanita Asia 2026 (Piala Asia) akan berlangsung dari tanggal 1 Maret hingga 21 Maret di Australia. Dalam turnamen ini, tim nasional sepak bola wanita berada di Grup C bersama Jepang, India, dan Taiwan.
Di antara anggota tim nasional sepak bola wanita, ada satu sosok yang telah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola wanita: Pelatih Mai Duc Chung. Pada tahun 2023, Pelatih Chung menjadi pelatih tertua tim nasional yang berpartisipasi dalam Final Piala Dunia (gabungan sepak bola pria dan wanita), pada usia 72 tahun.
Oleh karena itu, ketika pelatih Mai Duc Chung dan tim nasional wanita Vietnam berpartisipasi dalam final Kejuaraan Asia tahun ini, halaman utama AFC tidak dapat mengabaikan tokoh bersejarah ini. AFC menulis: "Semangat pelatih Mai Duc Chung terhadap sepak bola tetap sekuat sebelumnya. Baginya, perkembangan sepak bola Vietnam selalu menjadi hal yang paling berharga."
"Itulah sebabnya, meskipun ia telah memutuskan untuk pensiun pada tahun 2023, ia memutuskan untuk kembali karena daya tarik sepak bola, baginya, terlalu sulit untuk ditolak. Setelah 7 tahun memimpin tim nasional sepak bola wanita Vietnam, yang berpuncak pada kualifikasi Piala Dunia 2023, Bapak Chung telah melepaskan posisi pelatih kepala kepada penggantinya."
Namun, mengingat kesulitan dalam menemukan pengganti yang cocok untuk Bapak Chung di sepak bola wanita, VFF sekali lagi beralih kepada salah satu tokoh paling terkemuka dalam sejarah sepak bola Vietnam. Bapak Chung menerima tawaran itu dengan rasa tanggung jawab yang besar,” tambah situs web Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
AFC juga mengutip pernyataan pelatih Mai Duc Chung yang mengatakan: “Saya semakin tua dan ingin menghabiskan waktu beristirahat bersama keluarga setelah tahun 2023. Tetapi demi karier saya, cinta dan gairah saya terhadap pekerjaan ini, dan undangan dari VFF, saya memutuskan untuk kembali.”
Di usia 75 tahun, pelatih Mai Duc Chung masih tekun berkiprah di dunia kepelatihan sepak bola tingkat atas (Foto: VFF).
"Saya telah terlibat dalam sepak bola wanita Vietnam selama 30 tahun. Kami hanya memiliki 6 klub yang berpartisipasi dalam kejuaraan sepak bola wanita domestik, namun kami tetap berhasil mencapai panggung internasional. Itu adalah hasil dari upaya maksimal sepak bola wanita Vietnam."
Tim nasional wanita Vietnam telah berpartisipasi dalam final Piala Asia Wanita AFC tiga kali berturut-turut. Saat ini, kami fokus pada pelatihan pemain muda dari klub dan daerah tempat sepak bola wanita berkembang, termasuk di sekolah dan program pelatihan pemuda,” tambah Mai Duc Chung di situs web AFC.
Situs web resmi Konfederasi Sepak Bola Asia juga menyampaikan: "Kejuaraan Asia 2026 adalah prioritas utama dalam benak pelatih Mai Duc Chung. Kekalahan adu penalti di final SEA Games 33 melawan Filipina merupakan kekecewaan besar baginya, tetapi ia masih percaya pada masa depan sepak bola usia muda Vietnam."
“Terletak di Grup C bersama Jepang, India, dan Taiwan, tim sepak bola wanita Vietnam dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk lolos ke perempat final. Mulai dari perempat final dan seterusnya, tim asuhan Pelatih Mai Duc Chung hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk kembali ke Piala Dunia FIFA 2027,” tegas AFC.




