PDI Perjuangan Depok Bentuk Struktur Partai di 63 Kelurahan
Jakarta, Gesuri.id – DPC PDI Perjuangan Depok menggelar Musyawarah Ranting (Musran) secara serentak di 63 kelurahan sebagai bagian dari penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput, Sabtu (21/2).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam konsolidasi organisasi menuju agenda politik 2029.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, menegaskan bahwa Musran merupakan momentum penting untuk membentuk dan menyempurnakan kepengurusan pimpinan wilayah tingkat ranting di seluruh kelurahan.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
“Musyawarah ranting ini adalah bagian dari konsolidasi total partai. Kami ingin memastikan struktur partai di 63 kelurahan terbentuk solid, aktif, dan siap bergerak bersama rakyat,” ujar Hj. Yuni Indriany saat Musran di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok, Sabtu (21/2).
Hj. Yuni menjelaskan, setelah pembentukan kepengurusan ranting rampung, agenda berikutnya adalah membentuk kepengurusan anak ranting di tingkat RW.
“Diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan kerja-kerja politik partai secara langsung di tengah masyarakat,” tutur Hj. Yuni.
Menurut Hj. Yuni yang juga Wakil Ketua DPRD Depok ini, konsolidasi hingga ke akar rumput menjadi kunci dalam membangun kekuatan partai yang terorganisir, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Target kami, seluruh proses pembentukan struktur hingga anak ranting dapat segera selesai. Setelah itu, kami akan fokus pada kerja-kerja kerakyatan dan penguatan basis dukungan menuju 2029,” tegas Hj. Yuni.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Selain itu, Hj. Yuni mengungkapkan, Musran serentak ini juga menjadi simbol semangat kader dalam memperkuat soliditas internal partai di Kota Depok.
“Mengusung semangat Solid Bergerak Menuju 2029, PDI Perjuangan Depok optimistis mampu memperkuat peran dan kontribusinya bagi masyarakat,” ucap Hj. Yuni.
Diberitakan sebelumnya, antusiasme kader dalam penjaringan Calon Ketua Ranting PDI Perjuangan Depok membludak. Sejak dibuka pada 11 hingga 17 Februari 2026, tercatat lebih dari 315 orang mendaftar untuk mengikuti proses seleksi di 63 kelurahan se-Kota Depok




