Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur dari Kerajaan: Pertimbangan Keluarga Utama
Sumber Foto: Liputan6.com
Waktu Utama

Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur dari Kerajaan: Pertimbangan Keluarga Utama

Sementara itu, menurut Dosen FISIP Unair Siti R Susanto, keluarnya Pangeran Harry dan Meghan sebagai anggota keluarga kerajaan merupakan kejutan besar di awal tahun 2020.

"Menurut publik Inggris ini dikatakan sebagai bombshell yang telah meluluhlantakkan semua harapan dan ekspektasi dari kerajaan Inggris, terhadap posisi Meghan Harry yang diharapkan menguatkan image dan kekuatan seacara publik, sebagaimana dulu dimilkimendian lady di semasa hidupnya," ujar Siti.

Meski menjadi kejutan, menurut Siti, ini bukan yang pertama kali. Pangeran Edward sudah menjadi pendahulu.

Siti menuturkan, latar belakang Megxit ini bukan persaingan takhta, tapi posisi dari kedua pasangan baru Inggris yang sesungguhnya telah merebut hati ribuan pasang mata di seluruh dunia.

"Sehingga kemudian keputusan keluar dari takhta dan keluarga besar kerajaan Inggris semata-mata berasal dari pertimbangan personal dari Meghan - Harry. Ditelisik lebih jauh yang sangat tidak nyaman dengan kondisi dan aturan, protokoler , lebih kepada Meghan Markle. Apalagi ia non-British Citizen yang harus menyesuaikan diri," ungkap Siti.

Dalam hal ini, meski tak ada kompetisi takhta, imbuh Siti, sesungguhnya ada persaingan bahwa Harry selalu ditempatkan jadi pribadi cadangan.

"Sindrom raja cadangan ini mungkin ada kecenderungannya, meski ini mungkin bukan hal yang krusial," imbuh perempuan berhijab itu.