Panduan Waktu Sholat Dhuha: Awal, Utama, dan Akhir
TRIBUNSUMSEL.COM - Kapan waktu waktu afdhol atau waktu utama/terbaik untuk sholat dhuha?
Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah. Sholat dhuha dikerjakan di pagi hingga siang hari.
Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, waktu menjalankan Shalat Dhuha dapat diperkirakan sekitar pukul 07.00 hingga pukul 11.00.
Namun untuk waktu terbaik, shalat ini sebaiknya dilakukan setelah melewati seperempat hari.
Asumsikan satu hari selama 12 jam terdiri dari pukul 05.00-17.00. Kemudian bagi empat waktu tersebut, maka Shalat Dhuha bisa dilakukan pada seperempat kedua.
Maka, waktu tersebut artinya jatuh pada pukul 09.00, yang menjadikannya ibadah kedua setelah shalat subuh.
Berikut waktu dhuha menurut pembagiannya
WAKTU AWAL:
Dimulai sekitar 15 menit SESUDAH TERBIT MATAHARI, dan ini disebut waktu syuruq. Sebagian kaum Muslimin mengira waktu syuruq itu adalah pas terbit matahari, padahal itu tidak benar. Justru saat terbit matahari hingga 15 menit sesudahnya adalah waktu terlarang untuk sholat.
Waktu syuruq dimulai 15 menit SESUDAH TERBIT MATAHARI… yaitu sama dengan awal waktu Dhuha sehingga banyak Ulama mengatakan bahwa sholat sunnah syuruq itu adalah sholat sunnah Dhuha, sebagaimana terdapat dalam satu riwayat dari Imam Ahmad rohimahullah.
WAKTU AFDHOL/UTAMA:
Zaid bin Arqom melihat sekelompok orang melaksanakan sholat Dhuha, lantas ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada yang lebih utama.
Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Waktu terbaik) sholat awwabin (sholat Dhuha) yaitu ketika anak unta merasakan terik matahari.”
(HR. Muslim no. 748). Artinya, ketika kondisi panas di akhir waktu, dimana kalau di Indonesia, sekitar pukul 9.30 atau 11.00 pagi keatas.
Sekitar 15 menit sebelum masuk waktu Zhuhur. Apabila waktu Zhuhur jam 12 siang, maka batas akhir untuk melaksanakan sholat Dhuha adalah jam 11.45. Wallahu a’lam.




