Negosiasi Perdagangan RI-AS Masuki Tahap Akhir
waktu baca 2 menit
Kan sudah selesai, substansinya sudah selesai. Legal scrubbing sekarang
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan substansi pembahasan dalam negosiasi dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah memasuki tahap akhir.
Menurutnya, saat ini negosiasi tersebut hanya tinggal menunggu penyelesaian administratif.
"Kan sudah selesai, substansinya sudah selesai. Legal scrubbing sekarang," ujar Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Legal scrubbing merupakan tahapan pemeriksaan akhir terhadap aspek hukum dan redaksional dokumen hasil kesepakatan sebelum ditandatangani secara resmi.
Terkait poin-poin dalam negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat, Budi menyampaikan belum bisa merinci isi kesepakatan tersebut.
"Ya nanti kita tunggu saja, lagi diproses," katanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat untuk menghadiri tiga agenda.
Agenda pertama, yaitu pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2), kemudian konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace /BoP) Gaza pada Kamis (19/2).
Selanjutnya, Presiden Prabowo akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, salah satunya untuk menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade /ART), yang negosiasinya telah berjalan sejak 2025.
Dalam perjanjian ini, Indonesia berkomitmen membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat, mengatasi berbagai hambatan non-tarif, memperkuat kerja sama bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, dan kerja sama komersial lainnya.
Amerika Serikat berkomitmen memberi pengecualian tarif bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak diproduksi di AS, di antaranya minyak kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas strategis lainnya.
Baca juga: Indonesia kebut penyelesaian negosiasi tarif dengan AS
Baca juga: Rektor UKI soroti pentingnya kesiapan hadapi perjanjian tarif RI-AS
Baca juga: Indonesia tolak beli drone AS dalam perjanjian perdagangan
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




