Muhammad Hanugroho Dilantik Sebagai Direktur Utama Waskita Karya
Sumber Foto: Kompas.com
Waktu Utama

Muhammad Hanugroho Dilantik Sebagai Direktur Utama Waskita Karya

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk. resmi mengangkat Muhammad Hanugroho sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru.

Penetapan ini cukup mengejutkan. Pasalnya, pada bulan Mei 2023 yang lalu Waskita baru saja menetapkan Mursyid sebagai Dirut.

Baru 7 bulan berselang, Mursyid kemudian dicopot. Posisinya kemudian digantikan oleh Muhammad Hanugroho, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan Perum Perumnas.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2023 yang digelar di Gedung Waskita Heritage, Jumat (8/12/2023).

Dalam rilis resminya, pihak Waskita mengatakan pelaksanaan restrukturisasi Perseroan telah didasari pada kajian menyeluruh sesuai dengan aspek-aspek yang berpedoman pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 122 dan 123.

Divestasi Aset Jadi Tumpuan Kimia Farma (KAEF) Tekan Utang dan Perbaiki Arus Kas

Artikel Kompas.id

Perseroan sendiri tengah fokus menjalankan langkah-langkah strategis program transformasi bisnis melalui 8 stream penyehatan keuangan.

Seluruh upaya ini dilakukan oleh Perseroan demi memperbaiki kinerja keuangan dan performa perusahaan secara menyeluruh.

Metode Restrukturisasi akan ditempuh melalui 8 stream yaitu: Restrukturisasi Keuangan, Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah dan partisipasi publik melalui right issue, Fasilitas Kredit dengan Penjaminan Pemerintah, Strategic Pertnership Ruas Tol, Restrukturisasi Anak Perusahaan, Transformasi Bisnis, Penyelesaian Ruas Tol Sumatera, Perbaikan Tata Kelola dan Manajemen Risiko.

Metode Restrukturisasi ini kemudian dideskripsikan dalam prinsip transformasi yang terdiri dari 3 pilar transformasi yaitu, Portfolio dan Innovation keunggulan proyek-proyek PSN dan non PSN.

Selain itu lean dan Digitalisasi juga diusung agar Perseroan dalam menjalankan bisnisnya lebih efektif dan efisien sehingga dapat mengurangi biaya-biaya yang tidak diperlukan.

Kementerian BUMN selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan Para Pemegang Saham Perseroan menyetujui usulan Restrukturisasi dan akan diajukan kepada para Kreditur dalam rangka rencana penyehatan keuangan Perseroan.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan Manajemen Perseroan mengungkapkan rasa syukur atas disetujuinya usulan skema restrukturisasi.

“Manajemen sangat bersyukur bahwa Kementerian BUMN dan para Pemegang Saham telah menyetujui usulan skema restrukturisasi Waskita," ujar Ermy dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Dikatakan, hal tersebut sejalan dengan telah didapatkannya persetujuan dari seluruh perbankan Himbara dan sebagian perbankan swasta terkait skema restrukturisasi Waskita yang telah mencapai 90 persen dari nominal outstanding hutang.

"Perseroan menargetkan untuk menyelesaikan proses restrukturisasi pada akhir tahun 2023.” jelasnya.

Persetujuan atas restrukturisasi merupakan titik penting agar Waskita bisa segera mengimplementasikan skema restrukturisasi sehingga Perseroan mampu melakukan manajemen cash flow secara optimal guna menghasilkan siklus kegiatan operasional yang lebih sustain dan prudent.

Hal ini juga dapat membantu Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban kepada seluruh Kreditur baik Perbankan, Pemegang Obligasi, maupun Vendor.

”Perseroan optimis dengan adanya penyesuaian ini, dapat membawa Waskita bergerak lebih solid,

terutama untuk menciptakan bisnis yang lebih sehat dan prudent, sehingga kepercayaan publik dapat kami jaga dengan baik,” tutup Ermy

Dari hasil keputusan RUPSLB Jumat (8/12/2023), maka jajaran Komisaris dan Direksi di Waskita menjadi:

Komisaris

Komisaris Utama/Komisaris Independen : Heru Winarko

Komisaris Independen : Addin Jauharudin

Komisaris Independen : Muradi

Komisaris Independen : Muhamad Salim

Komisaris : T. Iskandar

Komisaris : Dedi Syarif Usman

Direksi

Direktur Utama: Muhammad Hanugroho

Direktur Keuangan : Wiwi Suprihatno

Direktur HCM, Pengembangan Sistem dan Legal : Ratna Ningrum

Direktur Pengembangan Bisnis : Rudi Purnomo