Komitmen Perdagangan dan Investasi RI-AS Capai US$38,4 Miliar di Forum Bisnis
Sumber Foto: Iconomics
Ekonomi

Komitmen Perdagangan dan Investasi RI-AS Capai US$38,4 Miliar di Forum Bisnis

Total komitmen perdagangan dan investasi Indonesia dan Amerika Serikat senilai US$38,4 miliar terjalin dalam Forum Bisnis Indonesia-Amerika Serikat (US-Indonesia Business Forum).

“Bagi perusahaan-perusahaan Amerika, Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga basis produksi dan mitra strategis di Asia Tenggara. Skala kami sangat signifikan, demografi kami kuat, dan komitmen kami terhadap keterbukaan sangat kuat,” kata Presiden Prabowo Subianto di depan para Pimpinan Perusahaan Amerika Serikat (AS) dan Asosiasi Usaha pada sesi acara roundtable.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut menyampaikan bahwa capaian forum bisnis ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha AS terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Forum yang diinisiasi oleh U.S. Chamber of Commerce, US-ASEAN Business Council (US-ABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) tersebut mempertemukan para CEO perusahaan-perusahaan utama AS dengan delegasi strategis Indonesia untuk mengunci komitmen konkret dan terukur.

Di sektor pertanian, Indonesia berhasil mengamankan komitmen perdagangan jangka menengah hingga panjang senilai US$4,5 miliar. Komitmen ini meyakinkan kepastian pasokan bahan baku strategis bagi industri pangan, pakan ternak, dan tekstil nasional, sekaligus memperkuat stabilitas harga dan ketahanan pangan domestik.

shredded worn clothing), serta pengembangan kawasan industri berbasis teknologi hijau dan inisiatif kawasan perdagangan bebas transnasional.

Kemitraan di sektor semikonduktor menjadi tonggak strategis karena menempatkan Indonesia dalam peta rantai pasok teknologi global, termasuk rencana pembangunan fasilitas wafer dan pengembangan ekosistem industri terintegrasi. Kerja sama ini mempercepat transformasi Indonesia dari sekadar pasar konsumsi menjadi basis produksi berteknologi tinggi dan bernilai tambah.

Secara keseluruhan, Forum Bisnis RI-AS 2026 menghasilkan total komitmen sebesar US$38,4 miliar, yang terdiri dari US$4,5 miliar di sektor pertanian dan sekitar US$33,9 miliar di sektor industri. Skala komitmen ini menunjukkan kedalaman kemitraan ekonomi yang semakin strategis, setara, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang kedua negara.

Menko Airlangga menegaskan bahwa melalui skema reciprocal trade, Indonesia tidak hanya membuka pasar, tetapi memastikan manfaat ekonomi yang nyata dan strategis bagi perekonomian nasional.

“Indonesia mendapatkan kepastian akses pasar, jaminan pasokan bahan baku strategis, serta investasi teknologi tinggi. Pada saat yang sama, Amerika Serikat memperoleh mitra produksi dan pasar yang stabil, kompetitif, dan semakin indispensable dalam rantai pasok globalnya,” ujar Menko Airlangga.