Kinerja Buruk Nvidia Tekan Pasar Saham AS
Ekonomi

Kinerja Buruk Nvidia Tekan Pasar Saham AS

Prime Time News - Indeks S&P 500 turun 37,27 poin, atau 0,54%, menjadi 6.908,86 poin, dan indeks Nasdaq Composite turun 273,69 poin, atau 1,18%, menjadi 22.878,38 poin. Sementara itu, indeks Dow Jones naik 17,05 poin, atau 0,03%, menjadi 49.499,2 poin.

Nvidia mengumumkan hasil pendapatan yang kuat, tetapi hal ini gagal memikat investor dan memicu kekhawatiran yang semakin besar di Wall Street tentang profitabilitas dan dampak AI. Kurangnya informasi rinci tentang faktor-faktor yang mendorong prospek tersebut membuat beberapa investor mempertanyakan persaingan dan kebutuhan akan pengembangan AI.

Kekhawatiran tentang gelembung AI telah membebani pasar saham dalam beberapa minggu terakhir, dengan teknologi tersebut menimbulkan tantangan bagi sektor-sektor seperti perangkat lunak tradisional. Namun, saham perusahaan perangkat lunak yang sebelumnya terpengaruh oleh kekhawatiran bahwa AI akan membuat mereka usang justru naik pada sesi ini. Harga saham Salesforce melonjak karena CEO Marc Benioff berupaya meredakan kekhawatiran akan aksi jual setelah perkiraan pendapatannya tidak mencapai ekspektasi.

Dari perspektif makroekonomi, jumlah klaim pengangguran awal di AS sedikit meningkat, menandakan perekonomian yang agak lesu, karena investor menunggu rilis data inflasi harga grosir Januari 2026 pada 27 Februari untuk menilai kemungkinan Federal Reserve (Fed) memangkas suku bunga.

Sementara itu, di Vietnam, pada penutupan perdagangan, VN-Index naik 18,73 poin, atau 1,01%, menjadi 1.879,64 poin, sedangkan HNX-Index turun 0,9 poin, atau 0,34%, menjadi 262,33 poin.

You can share this post!