Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Luncurkan Bensin Bioetanol E5 dan E10 Mulai Juni
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan baru saja mengeluarkan rencana untuk melaksanakan Surat Edaran No. 50/2025 dengan tujuan mengembangkan dan melaksanakan tugas dan solusi untuk melaksanakan peta jalan penerapan rasio pencampuran bahan bakar hayati dengan bahan bakar tradisional di Vietnam. Sesuai dengan rencana tersebut, mulai 1 Juni, bioetanol (E5, E10) akan diterapkan secara seragam di seluruh sistem perminyakan nasional.
Sesuai rencana Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, pada kuartal pertama tahun 2026, Departemen Inovasi, Transformasi Hijau, dan Promosi Industri akan memimpin konferensi untuk menyebarluaskan Surat Edaran 50/2025 kepada kementerian, sektor, daerah, dan pelaku usaha.
Pada saat yang sama, Departemen ini juga bertugas meninjau dan mengusulkan pengembangan dan peningkatan standar dan peraturan teknis yang berkaitan dengan produksi, penyimpanan, dan transportasi bahan bakar hayati; serta pencampuran, penggabungan, distribusi, dan perdagangan bioetanol E5 dan E10.
Departemen Inovasi, Transformasi Hijau, dan Promosi Industri bertugas untuk secara berkala memperbarui informasi tentang kemajuan dalam teknologi dan peralatan produksi biofuel.
Departemen Pengelolaan dan Pengembangan Pasar Dalam Negeri bertugas membimbing dan menyelenggarakan inspeksi terhadap kegiatan yang berkaitan dengan impor, produksi, pencampuran, distribusi, dan perdagangan bioetanol E5 dan E10 serta bahan bakar hayati lainnya untuk memastikan pasokan E100 dan bioetanol untuk konsumsi dan produksi dalam negeri.
Departemen Minyak, Gas, dan Batubara bertugas mempromosikan pengembangan produksi biofuel dalam negeri, serta memastikan swasembada bertahap dalam pasokan E10.
Pedagang grosir minyak bumi dan bahan bakar nabati bertanggung jawab untuk menyiapkan laporan dan rencana tentang pelaksanaan produksi, impor, pencampuran, dan perdagangan bahan bakar nabati untuk memastikan pasokan bahan bakar nabati yang cukup ke pasar.
Saat ini, dua perusahaan minyak besar, Petrolimex dan PVOIL, telah meluncurkan penjualan percontohan bahan bakar bioetanol di Hai Phong, Hanoi, dan Kota Ho Chi Minh. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menyatakan bahwa penilaian oleh perusahaan-perusahaan ini belum menerima umpan balik konsumen mengenai kualitas bahan bakar bioetanol E10.




