Jalur Utama Antosari-Pupuan Kembali Dibuka Setelah Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang
Jalur utama yang menghubungkan Antosari dan Pupuan mengalami gangguan serius akibat longsor dan pohon tumbang, menyebabkan lalu lintas terhenti selama lima jam. Kejadian ini terjadi di jalur Provinsi Antosari-Seririt, tepatnya di Desa Sanda.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsor yang menghalangi jalur tersebut. Upaya ini bertujuan untuk mengembalikan akses transportasi yang vital bagi masyarakat setempat.
Setelah penanganan intensif, jalur tersebut akhirnya dapat dibuka kembali, memungkinkan kendaraan untuk melintas dengan aman. Meskipun demikian, pihak berwenang mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mengingat cuaca tidak menentu yang dapat memicu terjadinya longsor susulan.
Langkah-langkah Penanganan
- Identifikasi lokasi longsor dan pohon tumbang.
- Pembersihan material longsor oleh tim gabungan BPBD dan PUPR.
- Pengawasan dan pemantauan kondisi jalan setelah dibuka kembali.
Para pengguna jalan diimbau untuk selalu memantau informasi terkini terkait kondisi jalur, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan untuk memastikan keselamatan dalam berkendara.




