Defisit Perdagangan AS Capai Rekor US$901,5 Miliar di 2025
Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/2) melaporkan bahwa defisit perdagangan negara tersebut melebar signifikan pada Desember 2025. Kesenjangan antara ekspor dan impor barang serta jasa membengkak menjadi US$70,3 miliar, jauh melampaui ekspektasi para ekonom.
Angka defisit bulanan tersebut membawa total defisit perdagangan AS sepanjang tahun 2025 mencapai US$901,5 miliar. Catatan Mureks menunjukkan, angka ini merupakan salah satu rekor tertinggi sejak data perdagangan mulai dikumpulkan pada tahun 1960, menandai tahun yang penuh gejolak akibat kebijakan tarif yang tidak menentu.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Penyebab Pembengkakan Defisit
Pembengkakan defisit pada Desember 2025 dipicu oleh kenaikan nilai impor sebesar 3,6 persen. Di sisi lain, ekspor barang dan jasa justru mengalami penurunan sebesar 1,7 persen. Angka defisit US$70,3 miliar ini jauh melampaui estimasi median para ekonom dalam survei Bloomberg, yang sebelumnya memperkirakan defisit di kisaran US$55,5 miliar.
Sepanjang tahun 2025, data perdagangan AS tercatat sangat fluktuatif dari bulan ke bulan. Fluktuasi ini, sebagaimana dihimpun Mureks dari laporan Bloomberg News oleh Vince Golle dan Mark Niquette, disebabkan oleh reaksi para importir AS terhadap serangkaian pengumuman tarif yang diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump.
Sektor impor emas dan produk farmasi menjadi yang paling bergejolak. Perusahaan-perusahaan berlomba-lomba mendatangkan barang-barang tersebut sebelum tarif yang lebih tinggi diberlakukan, menciptakan lonjakan impor yang tidak biasa dan berkontribusi pada pelebaran defisit.




