BPBD Sumenep Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan
Sumber Foto: InfoPublik
Puncak Berita

BPBD Sumenep Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan

Prime Time News - Pemerintah Kabupaten Sumenep meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak musim hujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Achmad Laili Maulidi, menyatakan periode Januari hingga Februari merupakan fase rawan banjir, genangan air, dan pohon tumbang.

Awal Kejadian

Pernyataan tersebut disampaikan saat apel gabungan perdana Ramadan 1447 Hijriah di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Senin (23/2/2026). Laili meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama puncak musim penghujan.

Perkembangan

Laili menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab BPBD, tetapi juga melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan menjadi pelopor mitigasi dengan memberikan contoh nyata di lingkungan masing-masing. Tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan drainase, memeriksa atap rumah, dan memangkas pohon yang rimbun dinilai penting untuk mencegah risiko bencana.

Kondisi Terakhir

Momentum Ramadan 1447 H diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Nilai gotong royong dan solidaritas menjadi relevan dalam memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana. Apel gabungan dihadiri oleh berbagai pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keselamatan masyarakat di tengah dinamika cuaca ekstrem.