UMKM Harus Manfaatkan Potensi Transaksi Online yang Meningkat
Sumber Foto: RRI.co.id
Teknologi

UMKM Harus Manfaatkan Potensi Transaksi Online yang Meningkat

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Di awal 2026 ini nilai transaksi ekonomi secara online di Indonesia cukup tinggi, menembus angka 400 Triliun Rupiah. Sebuah potensi yang cukup besar, yang sudah seharusnya di manfaatkan oleh UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Hal tersebut tidak terlepas dengan besarnya ekosistem pengguna internet di Indonesia, yang juga diakui oleh dunia. "Dilaporkan ada 277 pengguna internet di Indonesia. Banyak warga Indonesia yang memegang hingga dua gaget berinternet," ujar Direktur Pengembangan Layanan dan Ekosistem Life Media Eka Indarto pada sosialisasi e-Business yang diinisiasi Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi'i, S.Psi dan Dinas Kominfo DIY.

Perkembangan digitalisasi, saat ini tidak hanya dari kegiatan pemasaran, tetapi juga sudah menyentuh metode transaksi pembayaran. Orang sekarang mulai mengurangi transaksi secara cash, dan beralih ke pembayaran digital seperti e-wallet, qris, ataupun transfer.

Praktisi usaha Service Mesin Cuci Sofia Denny menyebut, platform digital memudahkan jangkauan pemasaran usaha. Tidak adanya batasan wilayah, membuat pasar dunia digital sangat luas dan memungkinkan pertemuan dengan konsumen dari tempat yang jauh.

Luasnya janhkauan pasar menjadi sebuah potensi yang harus direbut oleh para pelaku usaha. "Pasar terbuka luas, apalagi dengan marketplace," ujarnya.

Sekretaris Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi'i, S.Psi menyebut UMKM bisa melakukan digitalisasi di semua lini. Saat ini semua elemen usaha sudah bisa mendapatkan sentuhan digital untuk memberikan kemudahan usaha. "Dari sisi manajemen usaha, hingga ke pemasaran dan transaksi, semuanya bisa dilakukan secara digital," katanya.

Agar tidak ketinggalan dan bisa masuk pasar yang luas, UMKM harus naik kelas dan menyentuhkan dunia digital di usaha yang lakukan. "Mari kita naik kelas, agar bisa survive dan terus berkembang. Digitalisasi ini membantu dan memudahkan menggerakan usaha," ujar Syafi'i.