Super Mario Bros Siap Rayakan 40 Tahun Sebagai Ikon Budaya Pop
HARIAN DISWAY - Dunia akan segera merayakan ulang tahun ke-40 Super Mario Bros, salah satu ikon budaya pop paling berpengaruh sepanjang masa, pada 13 September 2025 mendatang.
Karakter tukang ledeng bertopi merah itu akan genap empat dekade menghibur generasi lintas usia, sejak pertama kali hadir sebagai “Jumpman” dalam gim Donkey Kong tahun 1981.
Dikenal secara global berkat peluncuran Super Mario Bros. di konsol Famicom Jepang (versi awal NES) pada 1985, karakter ciptaan Shigeru Miyamoto itu menjadi pionir dalam permainan platformer bergulir horizontal.
Lebih dari 40 juta kopi gim tersebut telah terjual di seluruh dunia dan sempat memegang rekor sebagai gim terlaris dalam sejarah.
Memasuki usia ke-40, Mario tetap menjadi jantung kesuksesan Nintendo. Perusahaan asal Jepang itu kembali mengandalkan Mario dalam peluncuran konsol terbarunya, Switch 2, dengan Mario Kart World sebagai gim andalan.
Popularitas Mario di Jepang bahkan pernah ditunjukkan secara simbolis oleh mantan Perdana Menteri Shinzo Abe. Ia tampil mengenakan kostum Mario saat penutupan Olimpiade Rio 2016.
Karakter Mario telah berkembang jauh sejak kemunculan perdananya. Kini, ia tak hanya hadir dalam permainan platformer. Tapi juga dalam berbagai genre seperti balap (Mario Kart), olahraga, pertarungan, bahkan RPG.
Kehadirannya ditemani oleh tokoh-tokoh lain. Seperti Luigi, Yoshi, Peach, dan Bowser, membentuk semesta Mario yang kaya dan penuh warna.
Kepala Biro AFP Tokyo Emmanuel Pionnier mengungkapkan bagaimana mereka telah merencanakan peliputan perayaan itu sejak April.
“Kami punya banyak jurnalis yang merupakan penggemar berat gim. Jadi, ide-ide untuk peliputan berkembang sangat cepat. Tapi tetap harus kami pilih dan rancang agar rilisnya tepat waktu mendekati tanggal 13 September,” ujarnya.




