Partai Gerakan Rakyat Sumenep Menjemput Bola di Pulau Terpencil
SUMENEP | KBA – Ini cerita perjuangan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur dalam merintis pembentukan organisasi kemasyarakatan (ormas) maupun partai politik (parpol) dengan tokoh inspirasi Anies Rasyid Baswedan.
Sebagai kabupaten yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, jajaran pengurus DPD ormas dan Partai Gerakan Rakyat harus menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 16 jam. Ini untuk menuju Kecamatan Masalembu, wilayah kecamatan terluar di Kabupaten Sumenep.
“Kami harus jemput bola. Mendatangi pulau-pulau. Seperti Pulau Masalembu dan Pulau Sapeken yang butuh 12 jam perjalanan laut dari Sumenep,” kata Zamrud Khan, Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Sumenep, dihubungi KBA News, Sabtu, 21 Februari 2026.
Di Kecamatan Sapeken ini mayoritas dihuni suku Bajo, Mandar, dan Bugis. Bahasanya bahasa Bugis bukan bahasa Madura daratan. Pulau ini merupakan daerah terpencil yang berbatasan dengan laut Bali dan Flores. Begitu juga Kecamatan Masalembu yang lebih dekat ke daratan Kalimantan.
Seperti kemarin misalnya, tim DPD Partai Gerakan Rakyat yang dipimpin oleh Sekretaris DPD Amil Wasit berkunjung ke Pulau Talango. Kunjungan di Kecamatan Talango tersebut merupakan silaturrahmi sekaligus jemput bola untuk mengambil berkas administrasi.
Untuk menuju ke Talango menggunakan akses utama menuju kecamatan ini menggunakan kapal tongkang dengan waktu tempuh sekitar 10 menit dari Kalianget. “Kalau cuaca bagus kapalnya jalan. Tapi kalau pas cuaca buruk ya ditunda. Itulah suka duka kami dalam merintis Ormas dan Partai Gerakan Rakyat,” terang Zamrud.
Hingga saat ini, DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Sumenep telah membentuk 16 kecamatan dari 27 kecamatan. “Memang ini faktanya. Kami harus menyeberangi lautan, menerjang ombak. Kami perintis bukan pewaris. Tekad kami satu, bagaimana Gerakan Rakyat dan tokoh inspirasinya Bapak Anies Baswedan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Sumenep. Baik di daratan maupun yang berada di kepulauan,” terang Zamrud.
Di setiap kunjungan, jajaran DPD Partai Gerakan Rakyat mendapat sambutan positif dari warga, baik yang tinggal di daratan maupun kepulauan. Sebab, masyarakat menginginkan perubahan untuk Indonesia yang adil dan makmur.
“Secara geografis, Kabupaten Sumenep ini memang berbeda dengan tiga kabupaten lain di Pulau Madura. Tapi, kami akan terus bergerak demi Gerakan Rakyat dan Anies Baswedan,” tutur Zamrud.
Ikhtiar yang dilakukan DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Sumenep memang banyak kendala, terutama masalah geografis. Namun demikian, hal tersebut terbayar lunas tatkala masyarakat menyambut antusias akan kelahiran ormas dan Partai Gerakan Rakyat. (kba)




