Museum RA Kartini Jepara Diusulkan Jadi Pusat Studi Perempuan Kelas A
Sumber Foto: Pemkab Jepara
Nasional

Museum RA Kartini Jepara Diusulkan Jadi Pusat Studi Perempuan Kelas A

Prime Time News - JEPARA – Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem yang dipimpin Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Jawa Tengah diisi dengan dua agenda utama yang saling melengkapi, yakni kegiatan sosial dan peninjauan situs sejarah.

Sejak difungsikannya pendopo Kabupaten Jepara sebagai Museum RA Kartini beberapa waktu lalu, ternyata sudah ribuan orang yang datang. Kondisi ini harus direspons dengan tata kelola museum yang baik, sebagai pengetahuan wisata sejarah.

Hal tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa di Jepara diisi dengan dua agenda utama yang saling melengkapi, yakni kegiatan sosial dan peninjauan Museum RA Kartini.

Kedatangan Rombongan Safari Ramadan DPP Partai NasDem bersama Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah Lestari Moerdijat, disambut Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) serta Kepala Perangkat Daerah di Pendopo Kartini, Rabu (25/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Saan Mustopa menyampaikan pentingnya menjaga Museum RA. Kartini sebagai warisan leluhur. Terlebih, RA. Kartini adalah sosok Pahlawan Nasional dan pahlawan literasi, dan sebagai bentuk penghormatan, akhirnya Pendopo RA. Kartini yang biasa dijadikan rumah dinas Bupati, sekarang dijadikan museum.

“Museum RA Kartini Jepara sangat luar biasa, kita akan mengupayakan agar menjadi grade A, dan berusaha supaya pajak buku ditiadakan, karena untuk meningkatkan minat baca masyarakat,”jelasnya.

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo mengatakan, kedatangan rombongan DPP Partai NasDem di Jepara semoga memberikan dampak positif bagi masyarakat Jepara. Menurut Mas Wiwit, sapaan akrab Bupati, Pemkab Jepara telah mengajukan beberapa usulan, salah satunya revitalisasi Museum RA. Kartini Jepara.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Lestari Moerdijat beserta rombongan. Semoga membawa kabar baik bagi masyarakat dan Museum RA Kartini Jepara,”ucapnya.

Sementara itu, Lestari Moerdijat menilai museum RA Kartini Jepara bukan hanya sebuah bangunan atau tempat peninggalan sejarah. RA. Kartini bukan sekadar pahlawan emansipasi wanita, tetapi juga memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Sampai saat ini, apa yang diperjuangkan RA. Kartini sangat relevan. Kebebasan, kemandirian, dan kemampuan perempuan untuk berada di garda terdepan memperjuangkan bukan hanya nilai perjalanan, tetapi nilai-nilai kemanusiaan,”tuturnya.

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, nantinya Museum RA Kartini juga sebagai pusat studi perempuan. Tidak hanya itu, Rerie juga mengusulkan Museum RA. Kartini Jepara ke Kementerian Kebudayaan, menjadi museum kelas A.

“Jika Museum RA Kartini Jepara berhasil menjadi museum kelas A, maka museum tersebut milik Indonesia, dan suatu kebanggaan bagi masyarakat Jepara,”jelas Rerie.

Pada kesempatan itu, Saan Mustopa melalui Yayasan Bakti Lestari menyerahkan bantuan mobil literasi kepada Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) yang diterima oleh Ketua FTBM, Muhammad Ali Burhan. (Diskominfo Jepara/STY)

Pembaca: 228

Artikel Terkait

Festival Syariah 9 x WAPALHI, UNISNU Jepara Tanam 350 Bibit di Pesisir Ujungwatu

by David Geofano

14 Mei 2026

JEPARA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara berkolaborasi dengan WAPALHI menggelar...

Pemkab Jepara Gencarkan Operasi Rokok Ilegal, 700 Batang Tanpa Pita Cukai Disita

by David Geofano

13 Mei 2026

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara kembali menggelar Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal sebagai tindak lanjut pemanfaatan Dana Bagi...

Disdukcapil Jepara Pastikan Fotokopi KTP-el Masih Diperbolehkan

by David Geofano

12 Mei 2026

JEPARA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jepara meminta masyarakat tidak panik menyikapi isu yang beredar di media sosial....

TATAH 2026 Sedot 2.639 Pengunjung dalam Delapan Hari

by David Geofano

8 Mei 2026

JAKARTA - Pameran seni ukir TATAH 2026: Suluk - Sulur - Jepara mencatat 2.639 pengunjung dalam delapan hari. Pameran yang...