Kemacetan Parah di Jalur Bocimi, Pengendara Terjebak Hingga 5 Jam
Sumber Foto: Liputan6.com
Jam Utama

Kemacetan Parah di Jalur Bocimi, Pengendara Terjebak Hingga 5 Jam

Prime Time News - Kemacetan parah melanda jalur Bocimi pada Selasa, 24 Maret 2026, ketika ribuan kendaraan dari arah Palabuhanratu dan Kota Sukabumi memenuhi ruas jalan utama Cibadak menuju Parungkuda. Pengendara terjebak dalam antrean yang mengular panjang, dengan waktu tempuh mencapai lima jam untuk perjalanan yang biasanya lebih singkat.

Awal Kejadian

Kepadatan lalu lintas ini didominasi oleh mobil pribadi dan sepeda motor yang kembali ke wilayah Jabodetabek. Antrean panjang terlihat di jalur yang mengarah ke Gerbang Tol Bocimi Parungkuda serta jalur arteri Sukabumi–Bogor.

Perkembangan

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan upaya untuk menarik beban kendaraan yang menumpuk di Simpang Ratu menuju akses tol. Hingga sore hari, rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) telah diterapkan sebanyak dua kali untuk membantu pengurasan arus kendaraan.

Fenomena arus balik ini banyak dipicu oleh wisatawan yang baru pulang dari destinasi populer seperti Pantai Palabuhanratu dan Pantai Ujung Genteng. Meski volume kendaraan sangat tinggi, kepolisian tetap melakukan sinkronisasi data dengan Trans Jabar Tol (TJT) untuk memastikan jumlah pasti kendaraan yang keluar dari Sukabumi. Selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, rekayasa one way sudah dilakukan sebanyak 10 kali di titik yang sama.

Kondisi Terakhir

Banyak pengendara mengeluhkan lamanya waktu perjalanan. Asep, seorang wisatawan asal Lido, Bogor, mengaku membutuhkan lima jam untuk menempuh jarak dari Palabuhanratu ke Cibadak. Rudi, seorang pengendara motor, juga mengalami hal serupa, terpaksa mengikuti antrean panjang meski biasanya bisa lebih cepat menembus kemacetan.