Indonesia Melamar Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
tirto.id - Indonesia secara resmi mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Federasi Futsal Indonesia (FFI) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), telah menyerahkan dokumen administratif untuk menjadi tuan rumah FIFA Futsal World Cup 2028 pada 25 Januari 2026.
Kesuksesan Indonesia menggelar Piala Asia Futsal 2026 diharapkan menjadi poin tambahan untuk dipilih sebagai rumah Piala Dunia Futsal 2028. Terlebih, Indonesia memiliki sejumlah venue dengan standar internasional, terutama Indonesia Arena, Jakarta.
Dalam proses pemilihan tuan rumah, Indonesia akan bersaing dengan 3 negara lain yakni Maroko, Prancis dan Kuwait. Keempat negara yang mengikuti bidding, belum pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal dalam 10 edisi awal.
Maroko menjadi kandidat paling kuat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Timnas mereka merupakan salah satu tim elit di dunia. Selain itu, belum ada negara Afrika yang menggelar Piala Dunia Futsal.
FIFA sendiri tidak menjelaskan secara rinci pemilihan tuan rumah Piala Dunia Futsal. Hal ini berbeda dengan tuan rumah Piala Dunia untuk sepak bola, yang mensyaratkan setiap konfederasi tidak boleh menggelar kejuaraan secara berurutan.
Piala Dunia Futsal 2024 alias edisi terakhir berlangsung di Uzbekistan yang berada di konfederasi AFC, sama dengan Indonesia. Namun, hal itu tidak dijadikan pertimbangan resmi oleh FIFA.
Kendati begitu, peluang Indonesia untuk terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 tidak akan mudah. Terutama keikutsertaan Maroko, menjadi tuan rumah Piala Dunia 2028.
Maroko sendiri sudah dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 di olahraga sepak bola. Negara Afrika tersebut menjadi tuan rumah bersama Portugal dan Spanyol, serta 3 tuan rumah pembuka turnamen yakni Argentina, Paraguay dan Uruguay.
Kapan FIFA Mengumumkan Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Saat ini FIFA masih belum mengumumkan tuan rumah terpilih untuk Piala Dunia Futsal 2028. Dalam beberapa edisi terakhir, pengumuman tuan rumah dilakukan 1 tahun menjelang turnamen diselenggarakan.
Oleh sebab itu, fasilitas olahraga yang dimiliki negara yang mengajukan bidding tuan rumah sangat penting. Pasalnya, di Piala Dunia Futsal negara tuan rumah tidak memiliki kesempatan membangun fasilitas olahraga baru, tetapi melakukan renovasi venue yang sudah ada.
Indonesia sendiri memiliki banyak venue olahraga yang bisa digunakan, terutama di Jakarta. Di kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, terdapat Indonesia Arena, Istora GBK, Senayan dan Jakarta International Velodrome, Rawamangun.
Selain itu, masih ada kompleks olahraga lainnya seperti Sumut Sports Center di Deli Serdang, Sumatera Utara, C-Tra Arena dan GOR Si Jalak Harupat, Bandung dan masih banyak lagi.
Pada Piala Dunia 2024 di Uzbekistan, seluruh pertandingan digelar di 3 venue yang ada di 3 kota berbeda. Uzbekistan menggelar kejuaraan di Tashkent, Bukhara dan Andijan.
Venue utama Humo Arena di Kota Tashkent memiliki kapasitas tempat duduk 9.546 kursi. Sementara Bukhara Sports Center berkapasitas 3.100 kursi dan Andijan Sports Complex memiliki 2.971 kursi.
Dengan demikian, Indonesia memiliki venue yang memenuhi syarat untuk menggelar Piala Dunia Futsal 2028. Kendati begitu, keputusan akhir pemilihan tuan rumah sepenuhnya berada di anggota FIFA Council.




