Hulk Hogan, Legenda Gulat dan Ikon Budaya Pop, Meninggal Dunia
Bagi penggemar acara hiburan gulat pada era 1990an, nama Hulk Hogan menjadi salah satu bintang yang sangat digemari karena kemampuannya di atas ring. Pria yang identik dengan kumisnya itu merupakan ikon budaya pop dan entertainer kelas dunia yang terus eksis sampai akhir napasnya.
Kabar duka datang dari industri hiburan dunia. Terry Bollea atau yang lebih dikenal oleh banyak orang sebagai Hulk Hogan menghembuskan napas terakhir pada 24 Juli 2025 waktu Amerika Serikat. Kabar ini sontak menjadi perhatian banyak penggemar olahraga gulat atau WWE.
Ya, nama Hulk Hogan begitu terkenal di banyak dunia. Ketika mendengar namanya, banyak ingatan orang langsung tertuju kepada sosoknya yang ikonik dengan rambut yang panjang, bentuk kumis yang ikonik, dan gayanya yang khas.
Dia adalah individu yang memiliki peran penting dalam ketenaran WWE di dunia dan penampilannya di atas ring selalu menjadi yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya.
View this post on Instagram
A post shared by Hulk Hogan (@hulkhogan)
Dikutip dari laman WWE, Hulk Hogan sebenarnya tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang entertainer gulat meskipun sukses di atas panggung WWE. Dia justru memilih karier musik bersama band asal Tampa, Florida, yang bernama Ruckus.
Pada saat itu, pemain bas tersebut beralih menjadi seorang pegulat setelah bertemu dengan Jack dan Gerry Brisco. Dia pun mulai berlatih pada 1977 dengan Hiro Matsuda. Matsuda yang melatih Terry memiliki metode yang cukup ekstrem untuk mengetahui keseriusan sang bintang, yakni mematahkan kaki bawah Hulk Hogan.
Langkah itu untuk menguji apakah Hogan benar-benar memiliki semangat kembali berlatih menjadi pegulat atau kembali menjadi seorang pemain bas. Hogan yang mengalami patah kaki tidak memutuskan untuk mundur dari olahraga gulat, sehingga terus menjalani latihan sampai menjalani debut.
Pada 10 Agustus 1977, lawan pertamanya adalah B. Brian Blair. Dia bertanding di Fort Myers, Florida, untuk memperebutkan Championship Wrestling from Florida. Pada saat itu, Hogan bertanding menggunakan topeng sebagai Super Destroyer di Florida. Setelah itu, dia membuat tim gulat bersama dengan sang kawan, yakni Ed Leslie dengan nama Saudara Terry dan Ed Boulder di Alabama, Tennessee, dan Georgia.
Dengan tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan aktor pemeran karakter Hulk dalam The Incredible Hulk, yakni Lou Ferrigno, dia pun menyebut diri sendiri sebagai Terry Hulk saat acara bincang-bincang bersama dengan sang aktor.
Dari situ, nama Hulk mulai terpatri dalam banyak orang. Pada 1979 saat pertama kali muncul di WWE, Vincent J. McMahon menyebut Terry dengan sebutan Hulk Hogan. Ketika itu, dia berperan sebagai karakter jahat yang mengalahkan Ted DiBiase dalam pertandingan perdana di Madison Square Garden.
Hogan juga menantang Bob Backlund untuk gelar juara WWE dan bertemu Andre the Giant delapan tahun sebelum WrestleMania III atau Agustus 1980 di Shea Stadium, New York City. Sang pegulat berhasil memperoleh gelar juara WWE pada 1984 setelah mengalahkan The Iron Sheik. Secara keseluruhan, 5 gelar sebagai yang terbaik pernah dibawa pulangnya.
Nama Hulk Hogan kian tenar dan tidak terbatas terhadap penggemar gulat setelah tampil dalam film Rocky III pada 1982. Berperan sebagai karakter Thunderlips, dia beradu peran dengan aktor Sylvester Stallone.
Penampilannya di Rocky III membantu popularitas sang aktor mengalami peningkatan dan menjadi film sebelum namanya benar-benar “meledak” di WWE. Dia juga pernah membintangi serial TV seperti Baywatch.
Google News)




