Harga Emas Turun di Bawah $5.000 seiring Kenaikan Dolar AS
Emas turun hampir 1% saat indeks Dolar AS naik kembali di atas 97,00.
Pasar masih memprakirakan 60 bp pelonggaran oleh Federal Reserve meskipun NFP yang kuat minggu lalu.
Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah dan Risalah FOMC yang akan datang menjaga risiko geopolitik tetap menjadi fokus.
Harga Emas terjun hampir 1% dalam sesi perdagangan dengan likuiditas tipis pada hari Senin karena pasar AS tutup untuk memperingati Hari Presiden, sementara perayaan tahun baru Tiongkok akan membuat pasar tutup selama lebih dari seminggu. Pada saat berita ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di $4.992 setelah mencapai level tertinggi harian $5.054.
XAU/USD Mundur di Tengah Likuiditas yang Menipis karena Dolar yang Lebih Kuat Mengimbangi Peningkatan Ekspektasi Pemotongan The Fed
Sentimen pasar tetap positif, didorong oleh spekulasi yang berkembang bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga setidaknya dua kali tahun ini. Faktor-faktor seperti laporan Nonfarm Payrolls yang kuat di AS minggu lalu dan data inflasi yang jinak mendorong para investor untuk memprakirakan pelonggaran 60 basis poin menjelang akhir tahun.
Kembalinya Greenback mendorong harga Bullion lebih rendah. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, naik 0,22% di atas ambang 97,00.
Pada hari Jumat, imbal hasil obligasi Pemerintah AS merosot tajam saat investor tampak yakin dengan penurunan suku bunga di AS. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun merosot lima basis poin, menjadi 4,05%, setelah mencapai level tinggi 4,125%.
Sementara itu, Presiden The Fed Chicago, Austan Goolsbee, bersikap hawkish, mengatakan bahwa dia masih melihat inflasi jasa cukup tinggi, dan menambahkan bahwa dia berharap kita telah melihat puncak dampak dari tarif.
Goolsbee mengomentari bahwa suku bunga masih bisa turun, tetapi dia perlu melihat kemajuan pada inflasi.
Pasar uang memprakirakan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan 18 Maret, menurut data Prime Market Terminal.
IRGC Meningkatkan Ketegangan di Timur Tengah
Selain itu, Rusia dan Ukraina akan mengadakan perundingan di Jenewa pada 17 Februari. Kremlin mengatakan bahwa wilayah tersebut adalah salah satu isu utama yang akan dibahas.
Financial Times melaporkan bahwa Iran meluncurkan latihan angkatan laut saat ketegangan dengan AS meningkat. Latihan Garda Revolusi Iran di Selat Hormuz dilakukan sehari sebelum perundingan antara Teheran dan Washington dimulai.
Kalender Ekonomi AS untuk 16 — 20 Februari
Kalender ekonomi AS akan padat minggu ini, menampilkan Pesanan Barang Tahan Lama, data perumahan, pernyataan dari para pejabat Federal Reserve, dan rilis Risalah Rapat Federal Open Market Committee (Federal Open Market Committee/FOMC).
Selanjutnya, perhatian akan beralih ke Klaim Tunjangan Pengangguran Awal, estimasi kedua PDB kuartal keempat 2025, dan pengukur inflasi yang disukai The Fed, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) Inti.
Prakiraan Harga XAU/USD: Emas Jatuh di Bawah $5.000 Mengincar $4.900 yang Krusial
Gambaran teknis menunjukkan bahwa pembeli Emas kehilangan momentum setelah tiga sesi berturut-turut menunjukkan lower highs dari puncak 11 Februari di $5.119, sinyal bahwa penjual mempertahankan level $5.100, mendorong harga lebih rendah.
Relative Strength Index (RSI) juga menggambarkan bahwa para pembeli menyerah, dan jika XAU/USD menyelesaikan sesi hari Senin di bawah $5.000, hal ini dapat membuka jalan untuk harga yang lebih rendah.
Support utama pertama adalah EMA 20-hari sebelum $4.900. Setelah terlampaui, dasar berikutnya adalah $4.800 sebelum EMA 50-hari di $4.634 sebagai zona permintaan berikutnya.
Sebaliknya, jika Emas ditutup di atas $5.000, resistance pertama adalah $5.050, diikuti oleh puncak 11 Februari di $5.119.
Pertanyaan Umum Seputar Emas
Mengapa Orang Berinvestasi dalam Emas?
Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.




