Bunda Lisdyarita Tekankan Pentingnya Nilai Kebangsaan di Era Digital
Sumber Foto: Pemerintah Kabupaten Ponorogo
Teknologi

Bunda Lisdyarita Tekankan Pentingnya Nilai Kebangsaan di Era Digital

Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menegaskan pentingnya penguatan nilai kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Menurutnya, teknologi ibarat pisau bermata dua yang memberi banyak manfaat, namun juga berpotensi mengancam persatuan jika tidak digunakan secara bijak, terutama melalui penyebaran hoaks dan disinformasi.

Hal tersebut disampaikan Bunda Lisdyarita saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Ponorogo bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) di Restomu, Selasa (30/12/2025).

“Hari ini hampir semua orang memegang ponsel. Jika tidak digunakan dan dimanfaatkan dengan semestinya, hal itu dapat menjadi sarana yang melukai dan mengancam persatuan,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut menjadikan penguatan Empat Pilar Kebangsaan –Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika–semakin penting.

Menyelami makna empat pilar kebangsaan tersebut berarti menempatkan etika dan semangat persatuan sebagai pegangan dalam berinteraksi di ruang digital.

“Nilai-nilai kebangsaan harus kita jadikan pegangan dalam menggunakan media social,” jelasnya.

Salah satu implementasinya, kesadaran kritis dengan memeriksa sumber informasi, memahami konteks, serta tidak tergesa-gesa membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Prinsip sederhana ‘saring sebelum sharing’ merupakan nilai-nilai kebangsaan di era digital,” tegasnya.

Meski demikian, Bunda Lisdyarita juga menegaskan besarnya peluang yang ditawarkan teknologi digital.

Pemanfaatan ponsel pintar dan media sosial dinilai mampu mendorong produktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ibu-ibu bisa memasarkan produknya lebih luas, lebih mudah, dan bisa dikenal banyak orang,” katanya.

Ia juga menilai organisasi perempuan seperti Aisyiyah memiliki peran strategis dalam pemanfaatan media sosial.

Dengan jaringan yang luas, Aisyiyah dapat memperkuat kontribusinya di bidang sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan melalui platform digital.

“Aisiyah hebat dengan semua hal yang selama ini dimiliki dan dikerjakan. Media sosial bisa membantu untuk memperluasnya,” pungkasnya.