Prime Time News - BANDUNG KOMPAS.com - Asia Afrika merupakan salah satu kawasan wisata di Kota Bandung. Memasuki bulan Ramadan ini, tak sedikit warga berkunjung ke lokasi untuk menghabiskan waktu sambil ngabuburit.
Jalan yang syarat dengan sejarah itu banyak dikunjungi wisatawan lokal sambil menunggu berbuka puasa.
Seperti yang dilakukan Eros (46) dan anaknya Amel (23), warga Ciparay, Kabupaten Bandung yang sengaja datang ke Asia afrika untuk berwisata sekaligus ngabuburit sambil menunggu adzan magrib.
Eros mengaku pergi dengan taksi online. Ia bersama dua anak dan tiga cucunya sengaja datang untuk menikmati suasana klasik Jalan Asia Afrika yang dikelilingi bangunan bersejarah.
Amel mengaku ingin melihat langsung cosplay hantu yang biasa nongkrong di kawasan tersebut.
"Sengaja ngabuburit, pengen lihat hantunya juga, tapi sekarang cuman dikit, sayang," ucap Amel.
Amel dan keluarga tampak duduk. Sementara itu, tiga bocah tampak bermain berlarian ke sana-ke mari sambil menggenggam balon di tangan.
Suara adzan berkumandang, mereka pun beranjak mencari makan. "Aku pengen coba baksonya juga di sini," kata Amel.
Pantauan dilapangan, sepanjang Jalan Cikapundung tampak booth makanan berjejer menyediakan makan berat dan camilan berbuka.
Sejumlah warga tampak memadati lokasi mencari makan untuk berbuka. Tak lama, petugas motor senyum yang beranggotakan Polri dan TNI berkendara sambil membawa makanan berbuka.
Pengunjung tengah menikmati suasan di kawasan Asia afrika, Kota bandung, sambil menunggu waktu berbuka Sabtu (14/3/2026).
Anggota berboncengan dalam satu kendaraan. Mereka terlihat membagikan makanan berbuka bagi warga yang tengah berwisata di kawasan tersebut.
Ditemui di pos pelayanan terpadu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arief mengatakan bahwa kepolisian menyiagakan patroli motor senyum yang tak hanya berfungsi sebagai tim urai tetapi juga membagikan makanan ringan atau kue bagi pengguna jalan di Kawasan Asia Afrika dan Braga.
"Tim urai ini akan menuju ke titik tersebut untuk melakukan pengaturan atau penguraian kepadatan selain dari kegiatan tersebut, tim polisi motor senyum ini juga ada kegiatan untuk membagikan makan ringan ataupun kue-kue," ucapnya.
Tim motor senyum ini merupakan kolaborasi polwan dari Polri dan Kowad atau Kowal dari TNI.