Seratus Tahun Ingvar Kamprad: Inspirasi Desain Rumah Sederhana di Indonesia
Lifestyle

Seratus Tahun Ingvar Kamprad: Inspirasi Desain Rumah Sederhana di Indonesia

Prime Time News - Tahun ini menandai seratus tahun sejak kelahiran Ingvar Kamprad. Pria berdarah Swedia itu mewariskan gagasannya dalam kehidupan di banyak rumah di Indonesia: kesederhanaan dan kreativitas.

Mulai dari keluarga yang berbagi satu ruang untuk berbagai kegiatan, pasangan muda yang pertama kali menata apartemen studio, hingga mereka yang ingin menjaga rumah tetap rapi dan nyaman meski luasnya terbatas.

"Tantangan seperti ruang terbatas atau rutinitas yang padat justru mendorong munculnya solusi yang cerdas dan dekat dengan kehidupan nyata. Semangat itulah yang terus menginspirasi kami dalam menghadirkan solusi yang relevan dan terjangkau bagi banyak orang.” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, dalam siaran pers, Kamis (26/3/2026).

Observasi ini juga tercermin dalam berbagai temuan Life at Home Report IKEA Indonesia 2025. Ririn mengungkapkan kebutuhan terbesar masyarakat adalah solusi penyimpanan yang efektif, perabot serbaguna, dan penataan rumah yang membantu kehidupan terasa lebih mudah. Budaya, observasi, dan temuan inilah yang menjadi inspirasi utama IKEA Indonesia.

Nilai yang dibawa Ingvar terasa sangat dekat dengan kehidupan di Indonesia. Rumah tidak harus besar, yang penting adalah bagaimana setiap sudut beradaptasi, dan bagaimana ruang bisa mengikuti kebutuhan sehari-hari.

Pada 1976, Ingvar merangkum pemikirannya dalam The Testament of a Furniture Dealer, sebuah dokumen yang jauh lebih personal dibanding buku manajemen pada umumnya. Isinya sederhana yakni menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, keputusan harus dibuat dengan jujur dan efisien dan keberanian mencoba cara baru harus selalu dijaga.

Dari prinsip inilah Democratic Design lahir, memastikan keseimbangan antara fungsi, bentuk, kualitas, keberlanjutan, dan keterjangkauan. Rak yang sekaligus menjadi partisi, tempat tidur dengan penyimpanan tambahan, hingga kotak dan keranjang yang membantu rumah tetap tertata menunjukkan bahwa produk berfungsi sebagai solusi, bukan sekadar benda. (*)

You can share this post!