Putusan CAS Soal Naturalisasi Ilegal FAM Diharapkan Hari Ini
Prime Time News - CAS mempertimbangkan dengan saksama bukti-bukti FIFA dan banding FAM.
Menurut pengacara olahraga Malaysia, Hairul Vaiyron Othman, ada kemungkinan kasus ini dapat diselesaikan paling cepat pukul 4:00 pagi pada tanggal 27 Februari (waktu Vietnam), tetapi hasilnya masih bergantung pada pertimbangan panel CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga).
Nasib 7 pemain yang secara ilegal memperoleh kewarganegaraan Malaysia dan FAM akan diputuskan oleh CAS hari ini (26 Februari) setelah sidang selesai.
Foto: Ngoc Linh
"Kemungkinan besar keputusan akan difinalisasi pada hari Jumat ini (27 Februari). Proses di CAS tidak hanya bergantung pada fakta kasus, tetapi juga pada negosiasi antara pihak-pihak yang terlibat."
Semua faktor tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah banding diterima atau tidak. Selain itu, ada banyak faktor lain yang akan dipertimbangkan oleh panel. Misalnya, apakah akan fokus semata-mata pada pengurangan hukuman atau mempertimbangkan bukti dan argumen lain. Itu tidak mudah dan dapat berdampak signifikan pada FAM," kata pengacara Hairul Vaiyron Othman.
Pelatih Peter Cklamovski: 'Tim Malaysia akan berangkat ke Piala Asia dengan mentalitas untuk menjadi juara'
Menurut surat kabar Malaysia Berita Harian, Hairul adalah salah satu pengacara yang membawa kasus ini ke CAS . Ia mengatakan bahwa proses persidangan di pengadilan merupakan kombinasi antara persidangan formal dan negosiasi, di mana panel hakim dapat mempertimbangkan banyak faktor sebelum memberikan putusan.
"Jika majelis hakim sepakat untuk hanya fokus pada pengurangan hukuman, maka pihak pemohon banding juga harus setuju. Itu salah satu skenario yang mungkin. Hal itu bergantung tidak hanya pada bukti tetapi juga pada strategi negosiasi yang dipilih oleh kedua belah pihak. Siapa tahu akan ada putusan konsensus? CAS adalah pengadilan arbitrase, jadi ini bukan hanya persidangan formal tetapi juga negosiasi. Kesempatan selalu ada, dan ini akan menentukan apakah hukuman akan dikurangi atau dipertahankan," tambah pengacara Hairul.
Opini publik di Malaysia sangat pesimistis tentang kemungkinan FAM dan tujuh pemain naturalisasi tersebut mendapatkan pengurangan hukuman atau memenangkan kasus tersebut.
Foto: Ngoc Linh
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Malaysia Kosmo! pada 26 Februari, pengacara Hairul menggambarkan suasana di CAS sebagai "tegang" karena semua pihak yang terlibat akan mengangkat detail-detail tertentu dari kasus tersebut untuk membela diri.
"Di CAS, suasananya akan sangat berbeda, dan FAM, sebagai badan pengatur, perlu memiliki strategi terbaik karena panel juri di CAS sangat ketat dan tidak kompromi," tegas Bapak Hairul.
"Strategi terbaik bagi FAM untuk memastikan putusan yang menguntungkan bagi mereka dan para pemain adalah dengan mencoba menegaskan bahwa proses (pemberian kewarganegaraan) dilakukan secara normal dan tanpa pelanggaran prosedur. Mungkin ada kesalahan dari pihak ketiga, tetapi semuanya dilakukan secara transparan dan tidak ada niat untuk melakukan penipuan," prediksi pengacara Hairul.
Namun, ia juga menunjukkan bahwa peluang FAM berhasil membela diri seperti yang diprediksi sangat kecil, karena argumen FIFA kuat dan beralasan. Jika FAM dan tujuh pemain naturalisasi gagal dalam banding mereka, hukuman yang lebih berat menanti mereka.
Sementara itu, mayoritas opini publik di Malaysia sangat pesimis tentang kemungkinan FAM dan tujuh pemain naturalisasi tersebut mendapatkan pengurangan hukuman atau memenangkan kasus ini. Hal ini karena kemungkinan putusan FIFA dibatalkan sepenuhnya sangat rendah.
Jika CAS tidak menemukan kesalahan serius dalam proses atau bukti, larangan 12 bulan untuk ketujuh pemain tersebut akan diberlakukan kembali segera.
Meskipun FAM akan menghadapi hukuman tambahan yang serius, tim nasional Malaysia juga akan bersiap menerima sanksi dari AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) terkait penggunaan pemain yang tidak sah dalam dua pertandingan melawan Nepal dan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027.




