Prosesi Tedak Sinten Andrew Raxy Neil, Perpaduan Tradisi dan Modernitas
Lifestyle

Prosesi Tedak Sinten Andrew Raxy Neil, Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Prime Time News - Liputan6.com, Jakarta - Kebahagiaan tengah menyelimuti hati aktris cantik Erika Carlina. Baru-baru ini, ia menggelar prosesi adat Jawa, Tedak Sinten, untuk putra tercintanya, Andrew Raxy Neil. Acara yang merupakan tradisi turun-temurun ini digelar dengan sangat khidmat dan penuh makna, menandai momen pertama sang buah hati menginjakkan kaki ke tanah.

Momen-momen indah tersebut terekam jelas dalam unggahan akun Instagram @farahcarpetsofficial. Pada unggahan tersebut, berbagai detail dekorasi hingga prosesi sakral tersebut dibagikan ke publik. Unggahan tersebut memperlihatkan bagaimana estetika modern berpadu sempurna dengan tradisi leluhur yang tetap dijaga kelestariannya.

Acara ini dilangsungkan di Gelagah Puri Venue pada hari Jumat, 3 April 2026. Pemilihan lokasi yang memiliki arsitektur klasik semakin menambah kental aura tradisional dalam perayaan tersebut. Tak heran jika banyak netizen yang memberikan pujian atas konsep acara yang diusung oleh Erika dan keluarga besarnya.

Tedak Sinten bukan sekadar perayaan, melainkan doa dan harapan orang tua agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan sukses di masa depan. Setiap elemen dekorasi, mulai dari pemilihan bunga hingga perlengkapan prosesi, memiliki simbolisme tersendiri yang dipersiapkan dengan sangat matang oleh tim penyelenggara. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir oleh Liputan6.com pada Sabtu (4/4/2026).

1. Papan Sambutan yang Estetik dan Minimalis

Detail pertama yang mencuri perhatian adalah papan sambutan atau welcome sign yang diletakkan di area depan pintu masuk. Papan tersebut bertuliskan "Selamat Datang Tedak Sinten Andrew Raxy Neil" dengan jenis huruf yang elegan. Kesan natural sangat terasa berkat penggunaan material kayu dengan bingkai emas yang memberikan sentuhan mewah.

Di bagian bawah papan, terdapat rangkaian bunga segar berwarna putih dan kuning yang memberikan kesan hangat bagi setiap tamu yang datang. Pencahayaan temaram di sekitar area masuk menambah suasana syahdu sejak awal tamu menginjakkan kaki di lokasi acara. Dekorasi simpel ini berhasil menjadi pembuka yang manis untuk acara yang sakral.

Papan informasi ini juga dengan jelas mencantumkan lokasi acara di Gelagah Puri Venue serta tanggal pelaksanaannya, yaitu 3 April 2026. Lokasi acara tersebut di daerah Ciputat, Tangerang Selatan. Penggunaan elemen bunga matahari kecil dan dedaunan hijau memberikan nuansa segar di tengah dekorasi yang dominan dengan warna-warna tanah dan kayu.

2. Ruang Acara Didominasi Warna Coklat

Memasuki area utama, Erika Carlina tampak anggun saat menggendong putra kecilnya menuju panggung utama. Erika mengenakan kebaya kutubaru berwarna hitam pekat dengan aksen keemasan yang dipadukan dengan kain jarik bermotif batik klasik. Sanggul tradisional yang tertata rapi semakin memancarkan aura kecantikan wanita Jawa yang bersahaja.

Tak hanya Erika, seluruh keluarga yang hadir juga mengenakan busana seragam yang senada. Sang putra, Andrew, terlihat menggemaskan dalam balutan beskap mini yang dibuat khusus untuknya. Senyum sumringah terpancar dari wajah Erika saat ia berjalan diiringi oleh anggota keluarga lainnya menuju tempat prosesi dimulai.

Momen kedatangan ini diiringi oleh musik gamelan yang lembut, menciptakan atmosfer yang sangat tenang namun berwibawa. Para tamu undangan tampak terpesona melihat kekompakan keluarga ini dalam melestarikan budaya di tengah gaya hidup modern yang mereka jalani sehari-hari.

3. Latar Ruangan Didominasi Unsur Kayu dan Lampu Kristal

Dalam salah satu sudut dekorasi yang apik, Erika menyempatkan diri untuk berfoto bersama keluarga besar dan sahabatnya. Latar belakang ruangan yang didominasi oleh unsur kayu dan lampu kristal mewah memberikan kontras yang menarik. Formasi foto keluarga ini memperlihatkan kehangatan dan dukungan penuh bagi tumbuh kembang si kecil Andrew.

Lantai ruangan bermotif catur hitam-putih memberikan sentuhan retro yang unik di tengah suasana tradisional. Terlihat beberapa kerabat mengenakan pakaian formal dengan sentuhan batik yang seragam, menunjukkan betapa matangnya persiapan yang dilakukan untuk acara ini. Setiap detail kostum benar-benar diperhatikan agar selaras dengan tema besar acara.

Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa acara Tedak Sinten juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi keluarga. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Erika tetap memprioritaskan momen penting bagi sang anak dan merayakannya bersama orang-orang tercinta dalam suasana yang intim.

4. Detail Backdrop Panggung Putih Megah

Panggung utama tempat prosesi berlangsung dihiasi dengan dekorasi bunga yang sangat megah. Dominasi bunga berwarna putih menyimbolkan kesucian dan ketulusan doa orang tua. Terdapat aksen dekorasi berbentuk kipas besar yang memberikan sentuhan artistik pada bagian belakang, menciptakan vibe yang sangat fotogenik.

Erika Carlina tampak berdiri di depan kurungan ayam yang telah dihias cantik, menggendong Andrew dengan penuh kasih sayang. Penataan cahaya atau lighting pada panggung ini dirancang sedemikian rupa sehingga menonjolkan detail bunga dan ukiran kayu di sekelilingnya. Area ini menjadi pusat perhatian utama bagi seluruh tamu yang hadir.

Kehadiran bunga-bunga segar tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga aroma harum yang memenuhi ruangan. Setiap sudut panggung dipenuhi dengan detail yang rapi, mulai dari penataan karpet hingga peletakan properti tradisional yang akan digunakan dalam prosesi inti Tedak Sinten.

5. Prosesi Menginjak Jadah Tujuh Warna

Salah satu momen paling penting dalam Tedak Sinten adalah saat anak diminta menginjak jadah atau ketan sebanyak tujuh warna. Dalam potret tersebut, Andrew dibimbing oleh Erika untuk berjalan di atas jadah yang disusun secara berurutan. Setiap warna jadah melambangkan simbol kehidupan dan rintangan yang akan dihadapi anak di masa depan.

Andrew tampak tenang saat kakinya menyentuh tekstur ketan tersebut satu per satu. Prosesi ini melambangkan harapan agar sang anak mampu melewati segala tantangan hidup dengan bimbingan orang tua. Erika dengan sabar menuntun setiap langkah kecil putranya di atas lintasan kain putih yang telah dipersiapkan.

Di samping lintasan jadah, terlihat berbagai perlengkapan adat lainnya seperti bokor berisi air bunga dan perlengkapan siraman. Dekorasi di area ini dibuat lebih rendah agar memudahkan dokumentasi saat sang anak melakukan prosesi di lantai. Suasana haru dan bangga menyelimuti momen langkah-langkah pertama Andrew di atas tanah simbolis ini.

6. Kurungan Ayam Senada dengan Warna Backdrop

Setelah menginjak jadah, Andrew kemudian dimasukkan ke dalam kurungan ayam berwarna putih yang telah dihias dengan bunga-bunga putih cantik. Di dalam kurungan tersebut, biasanya diletakkan berbagai benda yang akan dipilih oleh sang anak. Benda yang dipilih dipercaya mencerminkan minat atau profesi sang anak di masa depan.

Andrew terlihat duduk dengan tenang di dalam kurungan putih yang tampak seperti sangkar burung raksasa yang elegan. Erika dan keluarga memperhatikannya dari luar dengan penuh antusias, menunggu benda apa yang akan diambil oleh sang putra. Dekorasi kurungan ini dibuat sangat estetik, jauh dari kesan tradisional yang kuno, namun tetap mempertahankan maknanya.

Momen ini menjadi puncak keceriaan acara karena banyak tamu yang ikut menebak-nebak apa yang akan dipilih oleh Andrew. Erika tampak memberikan semangat dari luar kurungan, menciptakan interaksi yang manis antara ibu dan anak. Kurungan tersebut diletakkan di atas lantai yang bersih dan dikelilingi oleh rangkaian bunga yang indah.

7. Memilih Barang untuk Masa Depan

Perbesar

Potret terakhir memperlihatkan momen seru saat Andrew memegang beberapa benda yang ia ambil dari dalam kurungan. Terlihat ia memegang sebuah mainan pesawat terbang dan juga uang kertas. Pilihan ini disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para tamu, karena dianggap sebagai simbol keberuntungan dan cita-cita yang tinggi.

Erika Carlina tampak sangat bahagia melihat pilihan putranya tersebut. Ia segera menggendong Andrew keluar dari kurungan dan memamerkan benda pilihan sang anak ke arah kamera. Mainan pesawat melambangkan harapan agar Andrew bisa berkeliling dunia atau mencapai cita-cita setinggi langit, sementara uang melambangkan kesejahteraan.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Detail dekorasi yang dipersiapkan oleh @farahcarpetsofficial berhasil menciptakan suasana yang tak terlupakan bagi keluarga Erika Carlina. Acara ini menjadi bukti betapa indahnya perpaduan antara tradisi dan estetika modern dalam sebuah perayaan keluarga.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apa itu Tedak Sinten?

Tedak Sinten adalah upacara adat Jawa yang dilakukan ketika seorang bayi pertama kali menginjakkan kaki ke tanah, biasanya saat berusia tujuh lapan (sekitar 7-8 bulan). Upacara ini melambangkan kesiapan anak untuk menjalani kehidupan di dunia.

2. Apa saja tahapan dalam prosesi Tedak Sinten?

Prosesi utama meliputi berjalan di atas jadah (ketan) tujuh warna, naik tangga tebu wulung, masuk ke dalam kurungan untuk memilih benda, siraman dengan air bunga, hingga pembagian udik-udik (uang koin).

3. Apa makna bayi masuk ke dalam kurungan?

You can share this post!