Presiden Brasil: BRICS Warisi Semangat Konferensi Asia-Afrika
Sumber Foto: IDNFinancials
Internasional

Presiden Brasil: BRICS Warisi Semangat Konferensi Asia-Afrika

JAKARTA – Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyampaikan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS sebagai manifestasi dari Konferensi Asia-Afrika (KAA), yang lahir di Bandung pada 1955.

Hal itu ia sampaikan saat membuka sesi pertama KTT BRICS ke-17, di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (6/7) kemarin.

“BRICS adalah manifestasi dari gerakan non-blok Bandung. BRICS menghidupi semangat Bandung,” ungkap Lula, dalam pidato yang disampaikan pada sejumlah pemimpin negara anggota BRICS, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto.

Lula juga menyoroti situasi global, yang menurutnya sedang menghadapi krisis multilateral.

“PBB genap berusia 80 tahun, tetapi kita justru menyaksikan keruntuhan multilateral yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkap Lula.

Di samping itu, Lula menegaskan peran KAA yang menolak dominasi blok Blok Timur dan Barat, dalam rangka memperjuangkan tatanan internasional yang multipolar.

“BRICS adalah pewaris gerakan nonblok,” jelas Lula.

Indonesia sendiri telah menjadi anggota BRICS sejak awal 2025.